BUDAYA MELAYU DAN PENGARUH ISLAM DALAM UPACARA PERNIKAHAN DI KECAMATAN SIAK
DOI:
https://doi.org/10.62567/ijis.v1i1.404Keywords:
Islam, Melayu, PernikahanAbstract
Tradisi adalah kebiasaan yang telah ada sejak lama dan menjadi bagian dari kehidupan sebuah kelompok masyarakat, negara, kebudayaan, waktu, dan agama. terkait dengan adat pernikahan masyarakat melayu. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang menggunakan pendekatan normatif. Untuk mendapatkan data sekunder, observasi dan wawancara mendalam digunakan untuk mendapatkan data primer dan perpustakaan. Studi ini menemukan bahwa upacara adat pernikahan Melayu terdiri dari beberapa tahapan: merisik-risik, meminang, bertunang, berinai, akad nikah, tepuk tepung tawar, berendam, bersanding, jamuan makan tradisional, dan balas kunjungan.
References
Alamsyah, A. G., Nugraha, A., Reza, M., Sazali, H., & Dalimunthe, M. A. (2022). Budaya Melayu dan Pengaruh Islam dalam Upacara Pernikahan di Tanjung Balai. MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, Dan Ilmu-Ilmu Sosial, 6(2), 410–413. https://doi.org/10.30743/mkd.v6i2.5532
Alviza, Y. (2024). Tradisi Menganta Duit Belanjo Pada Perkawinan Masyarakat Melayu Di Bagansiapiapi Kecamatan Bangko Kabupaten Rokan Hilir. 4, 3891–3901.
Armiyani, A., Wahida, S., & Susanti, T. (2023). Analisis Tradisi Malam Berinai Pada Perkawinan Penduduk Melayu Di Desa Pambang Pesisir Menurut Perspektif Hukum Islam. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dan Keislaman, 3(2), 135–141. https://doi.org/10.55883/jipkis.v3i2.60
Athaya Khairunnisa, & Syefriani Syefriani. (2024). Tradisi Berandam pada Pengantin Melayu di Desa Sanglar, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir. Imajinasi : Jurnal Ilmu Pengetahuan, Seni, Dan Teknologi, 1(3), 01–14. https://doi.org/10.62383/imajinasi.v1i3.207
Batubara, T., Badrun, B., & Ahmad Muhajir. (2022). Tradisi Tepung Tawar: Integrasi Agama dan Kebudayaan pada Masyarakat Melayu di Sumatera Utara. Local History & Heritage, 2(1), 10–16. https://doi.org/10.57251/lhh.v2i1.288
Budiawan, A. (2021). Tinjauan al Urf dalam Prosesi Perkawinan Adat Melayu Riau. Jurnal An-Nahl, 8(2), 115–125. https://doi.org/10.54576/annahl.v8i2.39
Lestari, S. P. (2024). Studi Kasus Tradisi Berinai Pada Pernikahan Antar Etnis di Kabupaten Langkat Case Study of Berinai Tradition in Interethnic Marriages in Langkat Regency. 3925–3939.
Lubis, S. N., Siregar, Y. D., & Yasmin, N. (2023). Nilai-Nilai Islam dalam Tradisi Pernikahan Masyarakat Etnis Melayu di Tanjung Balai. Warisan: Journal of History and Cultural Heritage, 4(2), 74–85. https://doi.org/10.34007/warisan.v4i2.1925
Malasari, Y., & Darmawan, C. (2017). Budaya Adat Pengantin Melayu Riau Dalam Pengembangan Budaya Kewarganegaraan. Humanika, 24(1), 11-23–23.
Pane, H. (2020). Tradisi Pernikahan Adat Melayu Kabupaten Batubara. Jurnal Pionir LPPM Universitas Asahan, 7, 274–282. https://core.ac.uk/download/pdf/328163911.pdf%0AAccessed: 2022-08-28
Pulungan, R. (2016). Tradisi Merasi Dalam Adat Perkawinan Melayu Riau (Studi Analisis Terhadap Penentuan Kafaah Calon Pengantin Di Kelurahan Bagan Batu). Islam Realitas: Journal of Islamic & Social Studies, 2(2), 179. https://doi.org/10.30983/islam_realitas.v2i2.188
Purnama, H. (2021). HUKUM ISLAM, ADAT DAN HUKUM NEGARA DALAM PERKAWINAN MASYARAKAT SUKU MELAYU DI PEKANBARU RIAU: Keabsahan, Etika, dan Administrasi Perkawinan. Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 14(1), 1. https://doi.org/10.14421/ahwal.2021.14101
Sabrin, Nurul, W., & Dailami. (2022). Penggunaan Tradisi Adat Melayu pada Pesta Perkawinan Masyarakat Desa Mekar Tanjung Kabupaten Asahan. Pendidikan Tambusai, 6(1), 3878–3883.
Selvia, R., & Fikri, A. (2021). Tepuk Tepung Tawar Dalam Adat Pernikahan Melayu. Innovative: Journal of Social Science Research, 428, 428–431.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Afifah Dwi Ramadhani, Yasnel

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.