HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP KELUARGA KEPADA PENDERITA GANGGUAN JIWA DI DESA PEUNITI DAN ATEUK JAWO
Keywords:
Pengetahuan, Sikap Keluarga, Penderita Gangguan JiwaAbstract
Gangguan jiwa merupakan masalah kesehatan yang berdampak luas, tidak hanya pada individu penderita, tetapi juga pada keluarga sebagai pendukung utama. Sikap keluarga terhadap penderita gangguan jiwa sangat dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan yang dimiliki. Pengetahuan yang rendah dapat menyebabkan stigma, penolakan, dan perlakuan diskriminatif terhadap penderita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan sikap keluarga kepada penderita gangguan jiwa di Desa Peuniti dan Ateuk Jawo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional dan teknik total sampling. Populasi penelitian ini adalah keluarga penderita gangguan jiwa sebanyak 48 orang. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan tentang gangguan jiwa dan sikap keluarga, analisis data dilakukan dengan uji Univariat dan Bivariat. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 23-30 Juni 2025, Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar keluarga memiliki pengetahuan yang kurang (87,5%) dan menunjukkan sikap negatif terhadap penderita gangguan jiwa (89,9%). Hasil uji chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan sikap keluarga (p-value = 0,010 < 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan sikap keluarga terhadap penderita gangguan jiwa. Semakin baik pengetahuan keluarga, maka semakin positif pula sikap yang ditunjukkan. Saran Diperlukan intervensi edukatif secara berkelanjutan oleh tenaga kesehatan dan pihak terkait untuk meningkatkan pengetahuan keluarga, dan mendorong terbentuknya sikap yang lebih mendukung terhadap penderita gangguan jiwa.
Downloads
References
Firmawati, Febriyona, R., & Rengkung, R. (2023). Stigma Masyarakat Terhadap Penderita Gangguan Jiwa Di Wilayah Kerja Puskesmas Limboto Barat. Jurnal Anestesi: Jurnal Ilmu Kesehatan Dan Kedokteran, 1(3), 1–12.
Irfansyah, R., Sari, I. P., & Mardiana, N. (2022). Hubungan Pengetahuan Dan Kecemasan Dalam Merawat Pasien Dengan Perilaku Kekerasan Skizofrenia Paranoid Di Poliklinik Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. 1–8.
Kemensos, 2022 tentang gangguan jiwa - Google Scholar. (n.d.).
Rahmawati, A., Arena, L., Manzahri, & Sudaryono. (2020). Pengetahuan Gangguan Jiwa Dengan Sikap Keluarga Terhadap Penderita Gangguan Jiwa. 9(2), 2721–8007.
Riskesdas, 2018 tentang pengetahuan dan sikap keluarga. (n.d.).
Sugiyono. (2016). Pengertian Accidental Sampling. Jurnal Baruna Horizon, 5(1), 3.
Suriani, N., Risnita, & Jailani, M. S. (2023). Defenisi Populasi. Jurnal IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 24–36.
Tamul, A. A., Simanjuntak, D. C. Y., Purba, R., Florensa, M. V. A., & Purimahua, D. I. (2025). Hubungan Pengetahuan Perawat DenganPerilaku Penerapan Intervensi Asuhan Keperawatan Ansietas. Jurnal Keperawatan Jiwa, 13(2), 377–384. https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/JKJ/article/view/17355/pd
Usraleli, U., Fitriana, D., Magdalena, M., Melly, M., & Idayanti, I. (2020). Hubunga Stigma Gangguan Jiwa dengan Perilaku Masyarakat Pada Orang dengan Gangguan Jiwa di Wilayah Kerja Puskesmas Karya Wanita Pekanbaru. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 20(2), 353. https://doi.org/10.33087/jiubj.v20i2.940
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Lilis Nofiani, Yadi Putra, Irma Andriani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












