UPAYA KOMUNIKASI HUMANISTIK GURU HONORER DALAM MENGELOLA MINAT SISWA UNTUK MENGUNJUNGI PERPUSTAKAAN (Studi Fenomenologi pada Guru Honorer di SMP Adhi Karya Rancaekek)
DOI:
https://doi.org/10.62567/ijosse.v2i3.3274Keywords:
Komunikasi Humanistik, Minat Kunjungan Perpustakaan, Guru Honorer, Fenomenologi, Third PlaceAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan secara mendalam upaya komunikasi humanistik seorang guru honorer dalam mengelola minat siswa untuk mengunjungi perpustakaan di SMP Adhi Karya Rancaekek. Di tengah krisis literasi nasional dan keterbatasan fasilitas fisik serta sarana digital sekolah, kunjungan siswa ke perpustakaan tersebut tetap terjaga secara organik. Dengan mengadopsi paradigma konstruktivisme dan metode kualitatif berpendekatan fenomenologi, penelitian ini mengkaji fenomena tersebut melalui kerangka fenomenologi Alfred Schutz (motif, tindakan, makna) serta teori Person-Centered Approach Carl R. Rogers (genuineness, unconditional positive regard, empathic understanding). Data dihimpun melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan key informan (Ibu Dian) dan informan pendukung (Kepala Yayasan, Kepala Sekolah, serta siswa), lalu dianalisis menggunakan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) dan divalidasi melalui triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Because-of motive pembentukan komunikasi humanistik berakar dari dorongan maternal, rasa terima kasih pada yayasan, kompensasi atas keterbatasan latar belakang pendidikan formal, serta kekosongan posisi Guru BK; sedangkan in-order-to motive bertujuan menghilangkan stigma kaku perpustakaan, menanamkan afeksi minat baca berkelanjutan, membina karakter remaja, hingga mencapai nilai spiritual. (2) Tindakan komunikasi yang direalisasikan meliputi redefinisi aturan ruang yang fleksibel (third place), mendengarkan aktif melalui konseling organik, memberikan teguran persuasif tanpa menghakimi, serta berkolaborasi dengan pimpinan sekolah. (3) Makna pengabdian direfleksikan sebagai transformasi spiritual, rekonseptualisasi rezeki non-materiil ("kalkulator Allah"), dan proses relasi resiprokal yang mendewasakan. (4) Pendekatan Ibu Dian secara utuh merepresentasikan keaslian diri, penerimaan tanpa syarat, dan pemahaman empatik yang mendapat validasi institusional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keterbatasan fasilitas fisik dan literatur dapat dikompensasi secara psikologis melalui kehadiran figur guru yang mampu menghadirkan keamanan emosional bagi siswa.
Downloads
References
Fiantika, F. R., Wasil, M., Jumiyati, S., Honesti, L., Wahyuni, S., Mouw, E., Jonata, & Mashudi, I. (2022). Metodologi penelitian kualitatif. PT. Global Eksekutif Teknologi.
Republik Indonesia. (2007). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan. Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum BPK RI.
Rogers, C. R. (1969). Freedom to learn: A view of what education might become. Charles E. Merrill Publishing Company. https://books.google.com/books?id=2T0ZAAAAIAAJ
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2024). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Rogers, C. R. (1980). A way of being. HoughtonMifflin. https://books.google.com/books?id=8P1wB_n75KwC
Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Utama, B., Pratiwi, I., Hijriani, I., & Setyadi, T. E. (2024). Mengatasi tantangan sekolah-sekolah dengan tingkat literasi rendah (Risalah Kebijakan Nomor 07). Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan. https://pskp.kemdikbud.go.id/
Ananda, K., & Efendi, Y. (2024). Faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya minat baca pada siswa kelas VIII.1 SMP Dharma Karya UT. Publikasi Ilmiah 2024 FIP UMJ. Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Jakarta. https://jurnal.umj.ac.id/index.php/SEMNASFIP
Alfred Schutz. In The Stanford encyclopedia of philosophy.Stanford University. Barber, M. (2021) https://plato.stanford.edu/entries/schutz/
Farizi, H., Mayasari, & Kusumaningrum, R. (2023). Kontruksi makna dan perilaku budaya ngopi di Starbucks. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(17), 320–328. https://doi.org/10.5281/zenodo.8307527
Gibb, J. R. (1961). Defensive communication. Journal of Communication, 11(3), 141–148. https://doi.org/10.1111/j.1460-2466.1961.tb00344.x
Hamida, A. N. (2026). Manajemen branding perpustakaan melalui media sosial (Analisis feed Instagram Perpustakaan Daerah Tana Toraja). Universitas Islam Negeri Palopo. Repository UIN Palopo. https://repository.uinpalopo.ac.id/id/eprint/12300/
Kartikasari, E. (2022). Faktor pendukung dan faktor penghambat gerakan literasisekolah. Jurnal Basicedu, 6(5), 8879–8885. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i5.3959
Nazarov, M. V. (2022). Information-communication strategy in special library: The main aspects for development. Scientific and Technical Information Processing, 49(1), 35–38. https://doi.org/10.3103/S0147688222010075
Rahmawati, D., & Safii, M. (2025). The role of librarian interpersonalcommunication in supporting library users’ information literacy: A systematicliterature study. Jurnal Pustaka Ilmiah, 11(2), 232–244. https://doi.org/10.20961/jpi.v11i2.103118
Rameshwari. (2025). Changing role of librarians in 21st century. International Journal of Research – GRANTHAALAYAH, 13(8), 25–38. https://www.google.com/search?q=https://doi.org/10.29121/granthaalayah.v13.18
Rasid, R., Djafar, H., & Santoso, B. (2021). Alfred Schutz’s perspective in phenomenology approach: Concepts, characteristics, methods and examples.International Journal of Educational Research & Social Sciences, 2(1), 190–201. https://doi.org/10.51601/ijersc.v2i1.18
Revina, S. (2020). Kurangnya perpustakaan dan bacaan berkualitas sebabkan Indonesia darurat literasi. The SMERU Research Institute. https://smeru.or.id
Rogers, C. R. (1957). The necessary and sufficient conditions of therapeuticpersonality change. Journal of Consulting Psychology, 21(2), 95–103. https://doi.org/10.1037/h0045357
Sabilah, C. A. R., & Utama, C. (2024). The literacy crisis of elementary school students in Indonesia: A systematic literature review. Proceedings Series of Educational Studies.
Seventilofa, I. G. N. O. (2024). Eksplorasi minat baca rendah masyarakat Indonesia: Perspektif multidisiplin. Al-Qalbu: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Sains, 2(1), 52–57. https://jurnal.yalamqa.com/index.php/qalbu
Wright, L., Koz, O., & Moore, J. (2024). The evolving roles of school librariansduring the COVID-19 pandemic: A phenomenological study. School Library Media Research, 27. https://www.researchgate.net/publication/388526450_The_Evolving_Roles_of_School_Librarians_During_the_COVID-19_Pandemic_A_Phenomenological_Study
Ayunandira, T. Z. (2023). Second account Instagram sebagai media self disclosure mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia [Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Indonesia]
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Archel Dio Pramudia, Saiful Hadi, Affan Neskisyah Ramadhan, Fitri Annisa Rachmah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

















