PENGARUH POSITIF DAN NEGATIF MEDIA SOSIAL TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL, PSIKOLOGIS, DAN PERILAKU REMAJA YANG TIDAK TERBIASA DENGAN TEKNOLOGI SOSIAL MEDIA
DOI:
https://doi.org/10.62567/ijosse.v2i1.2140Keywords:
pengaruh media sosial, perilaku remaja, etika moralAbstract
Dampak positif dan negatif dari media sosial terhadap perkembangan sosial, psikologis, dan perilaku remaja yang belum terbiasa dengan teknologi media sosial. Di era digital ini, cara berinteraksi sosial telah berubah, terutama bagi remaja yang dibesarkan di tengah kemajuan teknologi yang cepat. Namun, tidak semua remaja beradaptasi dengan cara yang sama terhadap teknologi ini. Remaja yang masih asing dengan media sosial mungkin mengalami tantangan tersendiri saat menjelajahi dunia digital. Di sisi positif, media sosial dapat berfungsi sebagai alat untuk memperluas jaringan sosial, mendorong pembelajaran, dan membantu dalam pengembangan jati diri. Mereka dapat menemukan komunitas yang memiliki minat serupa, bertukar informasi, dan mengekspresikan kreativitas mereka. Namun, ada juga sisi negatif yang signifikan. Terpapar konten yang tidak pantas, mengalami cyberbullying, membandingkan diri secara sosial yang merugikan, dan risiko kecanduan bisa berdampak buruk pada kesehatan mental dan perilaku remaja. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap sekelompok remaja yang diidentifikasi kurang akrab dengan media sosial. Temuan studi ini menunjukkan bahwa remaja dalam kelompok ini lebih rentan terhadap dampak negatif dari media sosial, seperti kecemasan sosial dan penurunan rasa percaya diri, disebabkan oleh kurangnya keterampilan digital dan strategi menghadapinya yang efektif. Di sisi lain, beberapa remaja berhasil memanfaatkan media sosial secara positif untuk keperluan pendidikan atau pengembangan keterampilan, meskipun dengan pengawasan yang lebih ketat. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya pendidikan literasi digital yang menyeluruh dan dukungan psikososial bagi remaja, terutama bagi mereka yang kurang familiar dengan teknologi, untuk memaksimalkan keuntungan dan meminimalkan risiko dari penggunaan media sosial.
Downloads
References
Andreassen, C. S. (2015). Kecanduan situs jejaring sosial daring: Tinjauan bukti empiris. Laporan Kecanduan Terkini, 2(2), 179-186. https://link.springer.com/journal/40429
Andreassen, C. S., dkk. (2016). Penggunaan Media Sosial yang Bermasalah: Tinjauan Sistematis terhadap Prediktor dan Dampak Psikologisnya. Siberpsikologi, Perilaku, dan Jejaring Sosial, 19(1), 18-28. https://www.liebertpub.com/loi/cyber
Fardouly, J., & Vartanian, L. R. (2016). Media sosial dan kekhawatiran tentang citra tubuh: Tinjauan bukti. Opini Terkini dalam Psikologi, 9, 1-5. https://www.sciencedirect.com/journal/current-opinion-in-psychology
George, L. S., dkk. (2020). Penggunaan Media Sosial dan Kesejahteraan Remaja: Tinjauan Cakupan. Jurnal Remaja, 85, 1-18. https://www.sciencedirect.com/journal/journal-of-adolescence
George, M. J., & Odgers, C. L. (2021). Peran Media Sosial dalam Kesehatan Mental Remaja. Tinjauan Tahunan Psikologi Klinis.
Kowalski, R. M., dkk. (2014). Perundungan Siber: Tinjauan Penelitian dan Implikasinya. Psikologi Budaya Media Populer, 3(4), 194-204. https://psycnet.apa.org/journal/ppm
Levenson, J. C., dkk. (2017). Hubungan antara penggunaan media sosial dan gangguan tidur pada dewasa muda. Preventive Medicine, 104, 117-120. https://www.sciencedirect.com/journal/preventive-medicine
Livingstone, S., & Helsper, E. J. (2008). Mediasi orang tua terhadap penggunaan internet anak. Jurnal Penyiaran & Media Elektronik, 52(4), 581-599. https://www.tandfonline.com/loi/hbem20
Nesi, J., & Prinstein, M. J. (2015). Perundungan siber, media sosial, dan kesehatan mental remaja: Tinjauan sistematis dan rekomendasi untuk penelitian mendatang. Clinical Psychology Review.
O'Keeffe, M. A., & Clarke-Pearson, K. (2011). Dampak Media Sosial terhadap Anak, Remaja, dan Keluarga. Pediatri, 127(4), 800-804. https://publications.aap.org/pediatrics/
Orben, A., & Przybylski, A. K. (2019). Hubungan antara Kesejahteraan Remaja dan Penggunaan Teknologi Digital. Nature Human Behaviour.
Primack, B. A., dkk. (2017). Hubungan antara Penggunaan Media Sosial dan Persepsi Isolasi Sosial pada Dewasa Muda di AS. American Journal of Preventive Medicine, 53(1), 1-8. https://www.ajpmonline.org/
Primack, B. A., dkk. (2017). Penggunaan berbagai platform media sosial dan gejala depresi serta kecemasan: Sebuah studi representatif nasional di kalangan dewasa muda AS. Komputer dalam Perilaku Manusia, 69, 1-9. https://www.sciencedirect.com/journal/computers-in-human-behavior
Primack, B. A., dkk. (2020). Hubungan antara Penggunaan Media Sosial dan Kesehatan Mental pada Remaja: Tinjauan Sistematis dan Meta-Analisis. JAMA Pediatrics.
Subrahmanyam, K., & Smahel, D. (2011). Pemuda digital: Peran internet dalam perkembangan remaja. Springer Science & Business Media.
Turkle, S. (2011). Alone Together: Mengapa Kita Mengharapkan Lebih Banyak dari Teknologi dan Lebih Sedikit dari Satu Sama Lain. Basic Books. https://www.basicbooks.com/titles/sherry-turkle/alone-together/9780465031022/
Valkenburg, P. M., & Peter, J. (2017). Peran Media Sosial dalam Kesejahteraan Sosial dan Emosional Remaja. Opini Terkini dalam Psikologi, 15, 107-112. https://www.sciencedirect.com/journal/current-opinion-in-psychology
Valkenburg, P. M., & Peter, J. (2020). Media Sosial dan Kesejahteraan Remaja: Tinjauan Kritis dan Agenda Penelitian. Jurnal Penelitian Remaja.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nathasya Manafe, Ongki Bani, Novantri Kelendonu, Relis Roku Wag, Okma Feoh, Yenry Anastasia Pelondou

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













