POP-UP BOOK: “DONGENG PETUALANGAN LILY DAN CELENGAN AJAIB” SEBAGAI MEDIA LITERASI FINANSIAL UNTUK ANAK USIA DINI USIA 5-6 TAHUN
DOI:
https://doi.org/10.62567/ijosse.v2i1.1776Keywords:
Pop-Up Book, Literasi Finansial, Anak Usia Dini, ADDIE.Abstract
Penguatan literasi finansial pada anak usia dini menjadi salah satu fondasi penting untuk membentuk perilaku pengelolaan keuangan yang bijak sejak awal, namun pada praktiknya, pembelajaran literasi finansial di Lembaga PAUD masih disampaikan secara verbal, bersifat abstrak, dan minim penggunaan media yang menarik sehingga anak mengalami kesulitan dalam memahami konsep kebutuhan dan keinginan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Pop-Up Book: “Dongeng Petualangan Lily dan Celengan Ajaib” sebagai media pembelajaran literasi finansial untuk usia 5-6 tahun. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan implementasi, dan evaluasi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, validasi ahali, serta ujian coba skala kecil dan besar. Hasil validasi menunjukkan bahwa media memperoleh nilai 92,5% dari ahli materi (sangat valid), 95% dari ahli media (sangat valid), dan 96,25% dari ahli pengguna (sangat praktis). Uji coba pembelajaran menunjukkan peningkatan pemahaman anak terhadap konsep kebutuhan dan keinginan, meningkatnya antusiasme, serta keterlibatan aktif selama proses pembelajaran berlangsung. Dengan demikian, media pop-up book dinilai layak, menarik, dan efektif digunakan dalam pembelajaran literasi finansial di PAUD.
Downloads
References
Anafiah, S. (2015). Pemanfaatan cerita rakyat sebagai alternatif bacaan bagi anak. Trihayu, 1(2).
Amiliya, R., & Susanti, U. V. (2024). Urgensi masa golden age bagi perkembangan anak usia dini. Al-Abyadh, 7(2), 72–78.
Ariyani, D. (2018). Pendidikan literasi keuangan pada anak usia dini di TK Khalifah Purwokerto. Yinyang: Jurnal Studi Islam, Gender, dan Anak, 13(2), 175–190.
Benardi, A. I. (2024). Pendidikan kesiapsiagaan bencana tanah longsor untuk siswa anak usia dini dengan metode dongeng berbasis media pop-up book. Jurnal Pendidikan Geografi, 23(2).
Cahyadi, R. A. H. (2019). Pengembangan bahan ajar berbasis model ADDIE. Halaqa: Islamic Education Journal, 3(1), 35–42.
Harsiwi, U. B., & Arini, L. D. D. (2020). Pengaruh pembelajaran menggunakan media interaktif terhadap hasil belajar siswa. Jurnal Basicedu, 4(4), 1104–1113.
Haryanti, P., et al. (2020). Sosialisasi literasi keuangan syariah pada anak usia dini. JIPEMAS: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat, 3(2), 136–145.
Husna, K., & Supriyadi, S. (2023). Peranan manajemen media pembelajaran untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Al-Mikraj: Jurnal Studi Islam dan Humaniora, 4(1), 981–990.
Imanulhaq, R., & Ichsan, I. (2022). Analisis teori perkembangan kognitif Piaget pada tahap operasional konkret. Waniambey: Journal of Islamic Education, 3(2), 126–134.
Karo-Karo, I. R., & Rohani, R. (2018). Manfaat media dalam pembelajaran. Axiom, 7(1).
Masykuroh, K., & Wahyuni, T. (2023). Media pop-up book untuk meningkatkan karakter peduli lingkungan. Aulad: Journal on Early Childhood, 6(2), 172–181.
Moto, M. M. (2019). Pengaruh penggunaan media pembelajaran dalam dunia pendidikan. Indonesian Journal of Primary Education, 3(1), 20–28.
Nurseto, T. (2011). Membuat media pembelajaran yang menarik. Jurnal Ekonomi & Pendidikan, 8(1), 19–35.
Ndange, S., Ngura, E. T., & Fono, Y. M. (2024). Pengembangan media pop-up book dalam bentuk cerita rakyat nusantara untuk kemampuan pra-literasi pada anak usia dini kelompok B. Jurnal Citra Pendidikan Anak, 3(4), 1220–1230.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sherly Karlina Nurocmah, Yudithia Dian Putra, Munaisra Tri Tirtaningsih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













