FENOMENOLOGI DAN HERMANEUTIKA

Authors

  • Anusirwan Hamidi Harahap Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Sri Murhayati Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

DOI:

https://doi.org/10.62567/ijete.v1i2.1930

Keywords:

fenomenologi, hermeneutika, penelitian kualitatif, makna, filsafat

Abstract

Fenomenologi dan hermeneutika merupakan dua pendekatan filosofis yang berperan penting dalam memahami realitas sosial dan pengalaman manusia. Fenomenologi menekankan pada pengungkapan makna pengalaman subjektif individu sebagaimana dialami secara langsung, sedangkan hermeneutika berfokus pada proses penafsiran makna terhadap teks, bahasa, dan tindakan sosial dalam konteks historis dan kultural tertentu. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep dasar, karakteristik, serta relevansi fenomenologi dan hermeneutika dalam kajian ilmu sosial dan penelitian kualitatif. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan terhadap karya-karya utama para tokoh fenomenologi dan hermeneutika. Hasil kajian menunjukkan bahwa fenomenologi dan hermeneutika memiliki keterkaitan yang erat dan saling melengkapi dalam upaya memahami makna terdalam dari pengalaman manusia. Fenomenologi memberikan landasan deskriptif terhadap pengalaman hidup, sementara hermeneutika memperkaya pemahaman melalui proses interpretasi yang dialogis dan kontekstual. Dengan demikian, integrasi kedua pendekatan ini memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan metodologi penelitian kualitatif yang berorientasi pada pemahaman makna.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Gadamer, H.-G. (2004). Truth and method (2nd rev. ed.). London: Continuum.

Heidegger, M. (1962). Being and time. New York, NY: Harper & Row.

Husserl, E. (1970). The crisis of European sciences and transcendental phenomenology. Evanston, IL: Northwestern University Press.

Laverty, S. M. (2003). Hermeneutic phenomenology and phenomenology: A comparison of historical and methodological considerations. International Journal of Qualitative Methods, 2(3), 21–35.

Ricoeur, P. (1981). Hermeneutics and the human sciences: Essays on language, action and interpretation. Cambridge: Cambridge University Press.

Schutz, A. (1967). The phenomenology of the social world. Evanston, IL: Northwestern University Press.

Smith, J. A., Flowers, P., & Larkin, M. (2009). Interpretative phenomenological analysis: Theory, method and research. London: Sage Publications.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Creswell, J. W. (2013). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Published

2026-01-21

How to Cite

Anusirwan Hamidi Harahap, & Sri Murhayati. (2026). FENOMENOLOGI DAN HERMANEUTIKA. Indonesian Journal of Elementary Education (IJETE), 1(2), 371–375. https://doi.org/10.62567/ijete.v1i2.1930