EPISTEMOLOGI MODERN RASIONALISME VS EMPERISME DAN KRITISISME, PRAGMATISME VS POSITIVISME SERTA IMPLIKASINYA BAGI PENGEMBANGAN DAN PEMBELAJARAN DI PGMI
DOI:
https://doi.org/10.62567/ijete.v1i2.1890Keywords:
epistemologi modern, rasionalisme, empirisme, kritisisme, pragmatisme, positivisme, PGMIAbstract
Epistemologi modern merupakan landasan filosofis penting dalam memahami hakikat, sumber, dan validitas pengetahuan yang berimplikasi langsung terhadap pengembangan pendidikan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara komparatif aliran-aliran utama dalam epistemologi modern, yaitu rasionalisme, empirisme, kritisisme, pragmatisme, dan positivisme, serta menganalisis implikasinya bagi pengembangan kurikulum dan pembelajaran dalam konteks Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI). Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pustaka (library research) dengan mengkaji berbagai literatur berupa buku, jurnal ilmiah, dan sumber akademik relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa rasionalisme menekankan peran akal sebagai sumber utama pengetahuan, empirisme menitikberatkan pengalaman indrawi, sementara kritisisme berupaya mensintesiskan keduanya. Selanjutnya, pragmatisme memandang kebenaran dari segi manfaat praktis, sedangkan positivisme menekankan verifikasi empiris melalui metode ilmiah. Implikasi epistemologi modern dalam PGMI terlihat pada pengembangan kurikulum yang holistik, tidak dogmatis, dan integratif antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai Islam, serta pada pembelajaran yang mendorong penalaran logis, pengalaman langsung, pemikiran kritis, dan pemecahan masalah nyata. Selain itu, pemahaman epistemologi modern menuntut transformasi peran guru PGMI menjadi fasilitator yang reflektif dalam membimbing siswa membangun pengetahuan secara aktif. Dengan demikian, epistemologi modern memberikan kontribusi signifikan dalam menciptakan proses pembelajaran yang efektif, relevan, dan bermakna di Madrasah Ibtidaiyah.
Downloads
References
Dinata, Syaiful. “EPISTEMOLOGI KRITISISME IMMANUEL KANT.” Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta 7, no. 2 (2021): 217–36.
Ketaren, Maya Alemina, Meita Krisnadia, Lumban Gaol, Naomi Priska Aprilia, Hanny Pebri, Olivia Ginting, and Zahra Fadila Nst. “Peran Guru Sebagai Fasilitator Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Tematik Di Era Pendidikan Modern.” Jurnal Pendidikan Tambusai 9 (2025): 9425–31.
Prayogi, Arditya. “Paradigma Positivisme Dan Idealisme Dalam Ilmu Sejarah: Tinjauan Reflektif Terhadap Posisi Sejarah Sebagai Ilmu.” Tamaddun: Jurnal Kebudayaan Dan Sastra Islam 21, no. 1 (2021): 75–90.
Ridho, Muh Niamur, Fatima Azzahra, Idawati Fadollah, and Sanders Peirce. “Filsafat Pragmatisme Dalam Pendidikan: Analisis Konseptual Dan Implementasi Dalam Praktik Pembelajaran Modern.” Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan 10 (2025): 933–41.
Rizma, Salsabila, and Eva Dewi. “Epistemologi : Rasionalisme , Empirisme , Kritisisme , Pragmatisme Positivisme Dan Positivisme Logis.” Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora Dan Ilmu Pendidikan 3, no. 1 (2024).
Sukatin, anggi tri wulandari. “Konsep Filsafat Pendidikan Rasionalisme Dan Empirisme.” Jurnal Pendidikan Multidisipliner 6, no. December (2023): 329–37.
Syafirna, Farah, and Sonia Martins Felix. “Menganalisa Pemikiran Immanuel Kant ( Kritisisme Dan Implementasinya Dalam Pendidikan Islam ).” Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur’an, Tafsir Dan Pemikiran Islam 4, no. 2 (2023).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Missy Mairista, Sri Murhayati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













