PELATIHAN PENANGANAN AWAL KECELAKAAN WISATA BAHARI BAGI KELOMPOK NELAYAN DAN PENGELOLA PANTAI MALANG SELATAN

Authors

  • Andik Isdianto Universitas Brawijaya https://orcid.org/0000-0002-4808-7868
  • Esa Fajar Hidayat Universitas Brawijaya
  • Ade Yamindago Universitas Brawijaya
  • M. Arif As’adi Universitas Brawijaya
  • Dhira Khurniawan Universitas Brawijaya
  • Oktiyas Muzaky Luthfi Universitas Brawijaya
  • Fahreza Okta Setyawan Universitas Brawijaya
  • Bambang Semedi Universitas Brawijaya
  • Amelia Rahma Tsabita Sari Universitas Brawijaya
  • Zayyane Dzakirahtin Fitrianna Apriyanto Universitas Brawijaya
  • Affy Fathoni Rachmadiansyah Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Jember

DOI:

https://doi.org/10.62567/jpi.v2i2.2913

Keywords:

Pertolongan Pertama, Simulasi Evakuasi, Ring Buoy, Kesiapsiagaan Pesisir, Pantai Wonogoro

Abstract

Keselamatan wisata bahari menjadi aspek penting dalam pengelolaan destinasi pantai berbasis masyarakat, terutama pada kawasan pesisir yang memiliki aktivitas wisata dan perikanan secara bersamaan. Pantai Wonogoro, Malang Selatan, merupakan salah satu kawasan wisata pantai yang melibatkan kelompok nelayan dan pengelola lokal dalam pelayanan wisata. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan mitra dalam penanganan awal kecelakaan wisata bahari melalui edukasi, demonstrasi, dan simulasi penggunaan alat keselamatan. Kegiatan dilaksanakan pada 16 Juli 2026 dengan melibatkan kelompok nelayan dan pengelola pantai sebagai peserta. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi keselamatan dasar, pengenalan potensi kecelakaan di kawasan pantai, diskusi interaktif, demonstrasi penggunaan life jacket dan ring buoy, serta simulasi evakuasi korban menggunakan tandu dan tali bantu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta terlibat aktif dalam proses pelatihan, memahami fungsi dasar alat keselamatan, serta memperoleh pengalaman praktik dalam melakukan respons awal terhadap kejadian darurat di kawasan wisata pantai. Simulasi ini menjadi langkah awal dalam membangun budaya keselamatan, memperkuat kesiapsiagaan komunitas lokal, dan mendukung pengelolaan wisata bahari yang lebih aman. Keberlanjutan program perlu diarahkan pada pelatihan berkala, penyusunan prosedur operasional penanganan kecelakaan, serta penempatan alat keselamatan pada titik strategis di kawasan Pantai Wonogoro.

References

Ahmed, R., & Tamim, M. T. R. (2025). Marine and coastal environments: Challenges, impacts, and strategies for a sustainable future. International Journal of Science Education and Science, 2(1), 53–60. https://doi.org/10.56566/ijses.v2i1.325

Dewi, A. A. I. A. A. (2018). Model pengelolaan wilayah pesisir berbasis masyarakat: Community based development. Jurnal Penelitian Hukum De Jure, 18(2), 163. https://doi.org/10.30641/dejure.2018.v18.163-182

Isdianto, A., Luthfi, O. M., Asadi, M. A., Saputra, D. K., Musalima, F. P. A., Haykal, M. F., & Adibah, F. (2020). Pantai Kondang Merak: Bertahan secara ekosistem atau bertumbuh secara ekonomi. Jurnal Education and Development, 8(4), 224–224. https://doi.org/10.37081/ed.v8i4.2102

ISO. (2018). ISO 31000:2018 Risk management—Guidelines. International Organization for Standardization.

Luthfi, O. M., & Isdianto, A. (2019). Introducing scuba diving for fishermen of Pantai Kondang Merak, Malang. E-Dimas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 10(1), 34. https://doi.org/10.26877/e-dimas.v10i1.2153

Luthfi, O. M., Yamindago, A., Dewi, C. S. U., As’adi, M. A., Khurniawan, D., Aliviyanti, D., Yanuar, A. T., A’yun, Q., & Isdianto, A. (2026). Penguatan ekowisata bahari berbasis konservasi melalui pemberdayaan masyarakat di Sidoasri Kabupaten Malang. Jurnal Pengabdian Indonesia (JPI), 2(1), 66–79. https://doi.org/10.62567/jpi.v2i1.1264

Pratama, V. D., Dewi, C. S. U., Sukandar, Purwanti, P., Isdianto, A., Lutfi, O. M., & Sunardi. (2025). Sustainable marine tourism planning in South Malang: A feasibility and zoning approach for balanced development. International Journal of Sustainable Development and Planning, 20(4), 1515–1523. https://doi.org/10.18280/ijsdp.200414

Scheyvens, R. (1999). Ecotourism and the empowerment of local communities. Tourism Management, 20(2), 245–249. https://doi.org/10.1016/S0261-5177(98)00069-7

Setyawan, F. O., Aliviyanti, D., Yamindago, A., Yona, D., Fuad, M. A. Z., Isdianto, A., Rijal, S. S., & Guntur. (2024). Pelatihan pertolongan pertama bagi nelayan di Pantai Kondang Merak, Kabupaten Malang. Abdi Geomedisains, 4(2), 66–74. https://doi.org/10.23917/abdigeomedisains.v4i1.1560

WHO. (2014). Global report on drowning: Preventing a leading killer. World Health Organization.

Published

2026-07-30

How to Cite

Isdianto, A., Hidayat, E. F., Yamindago, A., As’adi, M. A., Khurniawan, D., Luthfi, O. M., … Rachmadiansyah, A. F. (2026). PELATIHAN PENANGANAN AWAL KECELAKAAN WISATA BAHARI BAGI KELOMPOK NELAYAN DAN PENGELOLA PANTAI MALANG SELATAN. Jurnal Pengabdian Indonesia (JPI), 2(2), 1368–1376. https://doi.org/10.62567/jpi.v2i2.2913

Similar Articles

<< < 1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)