LOGIKA KOMPUTASIONAL SEBAGAI KOMPETENSI FUNDAMENTAL DI ERA AI: TINJAUAN TEORITIS DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENDIDIKAN TINGGI DI INDONESIA

Authors

  • Febrianty Eka Ayuningtias Universitas Negeri Semarang
  • Imelda Dwi Agustin Universitas Negeri Semarang
  • Nelly Alfiatun Nikmah Universitas Negeri Semarang
  • Yasmin Khalda Nailla Universitas Negeri Semarang
  • Dita Yuni Nur Fadila Universitas Negeri Semarang
  • Anas Susilo Rahman Universitas Negeri Semarang
  • Elsa Nur Fianti Universitas Negeri Semarang
  • Zulfa Nabila Universitas Negeri Semarang

DOI:

https://doi.org/10.62567/ijosse.v2i3.2704

Keywords:

Berpikir Komputasional, Logika Komputasional, Kecerdasan Buatan, Perguruan Tinggi, Literasi Digital

Abstract

Kemajuan teknologi kecerdasan buatan yang berlangsung dengan sangat cepat mendorong pengakuan global terhadap berpikir komputasional sebagai kecakapan strategis yang melintas batas disiplin ilmu. Meski demikian, di Indonesia persepsi mengenai logika komputasional kerap terjebak pada pemaknaan yang terlalu sempit, yakni sekadar aktivitas menulis kode program, terutama di kalangan mahasiswa yang menempuh studi di luar rumpun teknologi informasi. Artikel ini mengemban tiga misi: pertama, menelaah landasan konseptual logika komputasional beserta empat elemen pembangunnya, yaitu dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan algoritma; kedua, mengupas urgensinya dalam konteks perkembangan AI generatif pada tahun 2026; dan ketiga, menyusun rekomendasi berbasis temuan teoritis bagi pembaruan desain kurikulum dan strategi pembelajaran di perguruan tinggi Indonesia. Kajian ini memanfaatkan metode tinjauan pustaka sistematis yang berorientasi analisis konseptual. Temuan menunjukkan bahwa logika komputasional melampaui fungsinya sebagai bekal teknis pemrograman; ia merupakan paradigma berpikir mendasar yang mengokohkan daya nalar individu dari beragam bidang profesi dalam mengurai kerumitan masalah kontemporer. Dalam lanskap pendidikan tinggi Indonesia, menyelipkan kompetensi ini ke dalam kurikulum berbagai program studi termasuk matematika, ilmu kesehatan, dan ilmu-ilmu sosial bukan lagi pilihan melainkan kebutuhan mendesak. Artikel ini menawarkan kerangka konseptual terpadu sebagai landasan strategis pengembangan kurikulum berbasis computational thinking yang responsif terhadap tantangan era kecerdasan buatan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Budiman, S., Rahmat, A., & Kurniawati, F. (2024). Analisis efektivitas pembelajaran coding berbasis proyek terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Jurnal Edukasi Teknologi, 15(2), 210–225.

Fitriani, L. (2024). Metodologi dekomposisi dalam troubleshooting sistem informasi. Jurnal Ilmiah Komputer, 18(3), 88–94.

Gunawan, I. (2025). Navigasi karier di era AI: Mengapa logika masih menang. Tekno Media. Pratama, A. B. (2024). Langkah awal berpikir komputasional. Penerbit Digital Nusantara.

Sanjaya, R. (2025). Logika dan struktur pemrograman modern. Informatika Press. Sari, D. N. (2026). Literasi baru: Coding untuk semua orang. Pustaka Ilmu Abadi.

Wing, J. M. (2006). Computational thinking. Communications of the ACM, 49(3), 33–35. https://doi.org/10.1145/1118178.1118215.

Published

2026-07-12

How to Cite

Ayuningtias, F. E., Agustin, I. D., Nikmah, N. A., Nailla, Y. K., Fadila, D. Y. N., Rahman, A. S., … Nabila, Z. (2026). LOGIKA KOMPUTASIONAL SEBAGAI KOMPETENSI FUNDAMENTAL DI ERA AI: TINJAUAN TEORITIS DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENDIDIKAN TINGGI DI INDONESIA. Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE), 2(3), 985–990. https://doi.org/10.62567/ijosse.v2i3.2704

Similar Articles

<< < 6 7 8 9 10 11 12 13 14 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.