PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN PENERAPAN E-GOVERNANCE TERHADAP KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) DI BADAN KEPEGAWAIAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KOTA GORONTALO

Authors

  • Zulfikar Arya Miftha Universitas Negeri Gorontalo
  • Yacob Noho Nani Universitas Negeri Gorontalo
  • Raihan A. Hanasi Universitas Negeri Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.62567/ijosse.v2i2.2657

Keywords:

Motivasi kerja, ASN

Abstract

Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah komponen penting dalam administrasi layanan publik dan pemerintahan. Kehadiran ASN sangat penting dalam pencapaian tujuan pembangunan nasional dan jaminan pelaksanaan pemerintahan yang berorientasi pada masyarakat, efektif, dan efisien. Keberhasilan organisasi pemerintah dalam memenuhi tanggung jawab dan fungsinya, termasuk pelaksanaan kebijakan publik, layanan publik, dan administrasi pemerintahan, diukur oleh kinerja ASN. Oleh karena itu, peningkatan kinerja ASN merupakan kebutuhan mendasar yang harus terus diupayakan oleh setiap instansi pemerintah. Motivasi kerja merupakan salah satu faktor yang berperan dalam meningkatkan hasil kerja pegawai. Hasil penelitian (Hanasi et al., 2024) menunjukkan bahwa motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pelayanan publik. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa pegawai yang memiliki motivasi kerja tinggi cenderung mampu menghasilkan kinerja yang lebih baik dibandingkan pegawai yang memiliki motivasi kerja rendah.

Keberhasilan penerapan e-governance tidak hanya ditentukan oleh teknologi yang digunakan, tetapi juga oleh kesiapan sumber daya manusia dan dukungan organisasi. (Hulopi et al., 2025) menjelaskan bahwa pelayanan digital yang efektif memerlukan integrasi antara teknologi informasi, kompetensi aparatur, serta komitmen organisasi dalam mendukung transformasi digital.

Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survei dengan pendekatan deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk menjelaskan hubungan kausal antar variaberl pernerlitian serrta merlakukan perngujian hipotersis. Moderl statistik yang digunakan untuk mernguji hipotersis dalam pernerlitian ini adalah analisis rergrersi linierr berrganda, yang digunakan untuk merngertahui perngaruh motivasi kerrja dan pernerrapan er-goverrnancer terrhadap kinerrja Aparatur Sipil Nergara (ASN) di Badan Kerpergawaian Perndidikan dan Perlatihan Kota Gorontalo.

Motivasi kerrja dan Pernerrapan ER-Goverrnancer sercara simurltan berrperngarurh signifikan terrhadap kinerrja aparaturr sipil nergara (ASN) di Badan Kerpergawaian dan Perngermbangan Surmberr Daya Manursia Kota Gorontalo derngan nilai derterrminan serbersar 73,00%, serdangkan sisanya serbersar 27,00% dapat diperngarurhi olerh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Hasil ini bermakna bahwa kombinasi antara motivasi kerja dan penerapan E-Governance mampu meningkatkan kinerja ASN di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah, M., & Kadir, A. (2021). Pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja Aparatur Sipil Negara pada instansi pemerintah daerah. Jurnal Administrasi Publik, 9(1), 60–71.

Abdussamad, Z., & Tohopi, R. (2025). Digital governance and public service innovation in local government. Gorontalo: UNG Press.

Afriyani, F., Purnamasari, P., Pujowati, Y., Liem, J. S. D., & Ali, H. (2023). Pengaruh disiplin kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan. Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, 7(1), 23–35.

Akbar, R., & Fitriani, L. (2021). Pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja Aparatur Sipil Negara di lingkungan pemerintah daerah. Jurnal Administrasi Publik, 9(2), 85–96.

Alkaraan, F. (2022). Corporate transformation toward Industry 4.0 and financial performance: The influence of knowledge management and motivation. Journal of Open Innovation: Technology, Market, and Complexity, 8(1), 23–35.

Alvarenga, A., Matos, F., Godina, R., & Matias, J. C. O. (2020). Digital transformation and knowledge management in the public sector. Sustainability, 12(14), 5824.

Andini, R., & Suryani, D. (2022). Motivasi kerja sebagai faktor penentu kinerja pegawai sektor publik. Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 10(2), 120–131.

Anggarainy, D. (2023). Pengaruh motivasi kerja dan budaya organisasi terhadap kinerja Aparatur Sipil Negara pada Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Selatan. Jurnal Administrasi Pemerintahan Daerah, 9(2), 134–146.

Arifin, Z., & Kurniawan, H. (2021). Analisis motivasi kerja dan implikasinya terhadap kinerja ASN. Jurnal Manajemen Pemerintahan, 6(1), 33–45.

Aritonang, D. M. (2020). The impact of E-Government system on public service quality in Indonesia. European Journal of Business and Management Research, 5(6), 1–8.

Asim, M. (2020). The effect of motivation on employee performance with employee engagement as intervening variable. Journal of Accounting and Business Education, 5(2), 1–12.

Basri, N. D., Maryam, S., Sumangelipu, A., & Hariani. (2024). Pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja pegawai pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Wajo. Jurnal Ilmiah Administrasi Publik, 10(1), 45–56.

Blanka, C., Krumay, B., & Rueckel, D. (2022). The interplay of digital transformation and employee competency: A design science approach. Technological Forecasting and Social Change, 178, 121575.

Ciobanu, A., Androniceanu, A., & Lazaroiu, G. (2019). An integrated psycho-sociological perspective on public employees’ motivation and performance. Frontiers in Psychology, 10, Article 36.

Congo, S., & Choi, S. O. (2022). Evaluating public sector employees’ adoption of E-Governance and its impact on organizational performance in Angola. Sustainability, 14(23), 15605.

Denhardt, R. B., & Denhardt, J. V. (2015). The new public service: Serving, not steering. New York: Routledge.

Djibran, I. (2015). Pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja pegawai pada Badan Kepegawaian Daerah dan Diklat Kota Gorontalo. Jurnal Administrasi Publik.

Dunleavy, P., Margetts, H., Bastow, S., & Tinkler, J. (2006). Digital era governance: IT corporations, the state, and e-government. Oxford: Oxford University Press.

Eliyana, A., Ma’arif, S., & Muzakki. (2019). Job satisfaction and organizational commitment effect in the transformational leadership towards employee performance. European Research on Management and Business Economics, 25(3), 144–150.

Fadillah, M., & Rahman, A. (2023). Pengaruh motivasi intrinsik dan ekstrinsik terhadap kinerja pegawai pemerintah. Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, 8(1), 14–26.

Fauzi, A., & Nugroho, R. (2021). Manajemen kinerja Aparatur Sipil Negara dalam peningkatan kualitas pelayanan publik. Jurnal Administrasi Negara, 27(2), 98–112.

Firmansyah, D., & Utami, R. (2022). Hubungan motivasi kerja dan teknologi informasi terhadap kinerja pegawai. Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, 11(2), 134–146.

Firmansyah, R., & Wibowo, A. (2022). Motivasi kerja dan kinerja pegawai dalam perspektif manajemen sumber daya manusia sektor publik. Jurnal Manajemen Publik, 10(2), 85–97.

Gan, K.-P., Lin, Y., & Wang, Q. (2020). Public service motivation and turnover intention: Testing the mediating effects of job attitudes. Frontiers in Psychology, 11, Article 1289.

Ghozali, I. (2021). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Hammad, M., Omar, K., Abdul Halim, M. A. S. B., Abid, M., Javed, A., & Zafar, M. J. (2025). Digital transformation in public sector: Enhancing employee motivation and performance. Public Organization Review, 25, 1459–1481.

Hamzah, A., & Nurdin, M. (2021). Analisis pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja pegawai pemerintah. Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 8(2), 101–113.

Hanasi, R. A., Aneta, A., & Abdussamad, J. (2024). Pengaruh kemampuan dan motivasi kerja pegawai terhadap kualitas pelayanan publik di Kantor SAMSAT Kabupaten Gorontalo. Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis, Universitas Negeri Gorontalo. https://doi.org/10.37479/jimb.v7i2.27469

Hasibuan, M. S. P. (2021). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara.

Herzberg, F. (1959). The motivation to work. New York: John Wiley & Sons.

Herzberg, F., Mausner, B., & Snyderman, B. B. (1959). The Motivation to Work. New York: John Wiley & Sons.

Hidayah, S., & Anwar, M. (2024). Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi e-governance di Indonesia. Jurnal Kebijakan Publik, 15(1), 77–92.

Hidayat, R., & Lestari, S. (2022). Motivasi kerja dan kinerja pegawai pada instansi pemerintah daerah. Jurnal Administrasi dan Kebijakan Publik, 7(2), 98–109.

Hulopi, A., Mozin, S. Y., & Nani, Y. N. (2024). Faktor-faktor yang mempengaruhi pelayanan digital publik di Dinas Sosial Kota Gorontalo. Jurnal RIGGS. https://doi.org/10.31004/riggs.v4i3.3136

Ismail, A., & Putra, R. (2021). Kinerja ASN dalam perspektif manajemen sumber daya manusia sektor publik. Jurnal Administrasi Negara, 28(1), 55–67.

Kurniawati, D., & Pratama, A. (2023). Pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja pegawai Badan Kepegawaian Daerah. Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 11(1), 40–52.

Kurniawati, E., & Santoso, B. (2023). Pengaruh penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik terhadap kinerja ASN. Jurnal E-Government Indonesia, 5(1), 23–35.

Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN-RI). (1999). Pedoman Penyusunan Indikator Kinerja Aparatur Pemerintah. Jakarta: LAN-RI.

Lestari, D., & Nugroho, R. (2022). Pengaruh digitalisasi pelayanan publik terhadap kinerja aparatur sipil negara. Jurnal Administrasi Publik, 12(2), 145–158.

Lestari, E., & Prasetya, D. (2023). Motivasi kerja sebagai faktor penentu kinerja Aparatur Sipil Negara di lingkungan pemerintah daerah. Jurnal Administrasi dan Kebijakan Publik, 11(2), 75–87.

Mahmud, S., & Arifin, Z. (2022). Kinerja ASN dan faktor-faktor yang memengaruhinya pada organisasi perangkat daerah. Jurnal Manajemen Pemerintahan, 7(1), 45–58.

Mangkunegara, A. A. A. P. (2021). Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Maulana, F., & Nugraha, E. (2024). Motivasi kerja sebagai determinan kinerja ASN pemerintah daerah. Jurnal Manajemen Publik, 12(1), 1–13.

Mensah, I. K. (2020). Impact of government capacity and E-Government performance on the adoption of E-Government services. International Journal of Public Administration, 43(4), 303–311.

Mylona, E., & Mihail, D. (2020). Exploring public employees’ motivation to learn and develop in turbulent times: The role of perceived support and organizational commitment. International Journal of Public Administration, 43(16), 1366–1375.

Nkohkwo, Q. N., & Islam, M. S. (2021). Challenges to the successful implementation of E-Government initiatives in Sub-Saharan Africa: A literature review. Electronic Journal of E-Government, 19(2), 121–134.

Nugroho, S., & Santoso, B. (2021). Faktor-faktor yang memengaruhi kinerja Aparatur Sipil Negara. Jurnal Administrasi Publik, 9(1), 22–34.

Nurhayati, S., & Hidayah, R. (2021). Peran motivasi kerja dalam meningkatkan kinerja pegawai sektor publik. Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, 6(1), 29–41.

Omar, N., Munir, Z. A., Kaizan, F. Q., Noranee, S., & Malik, S. A. (2019). The impact of employees motivation, perceived usefulness and perceived ease of use on employee performance among selected public sector employees. International Journal of Academic Research in Business and Social Sciences, 9(6), 1128–1139.

Osborne, D., & Gaebler, T. (1992). Reinventing government: How the entrepreneurial spirit is transforming the public sector. Reading, MA: Addison-Wesley.

Osman, I. R., & Rosidin, A. A. (2024). Pengaruh motivasi dan etos kerja terhadap kinerja karyawan pemerintahan Kecamatan Johar Baru Jakarta Pusat. Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik, 8(2), 112–123.

Park, S., & Choi, S. (2020). Performance feedback, goal clarity, and public employees’ performance in public organizations. Sustainability, 12(7), Article 3011.

Pawirosumarto, S., Sarjana, P. K., & Gunawan, R. (2019). The effect of work environment, leadership style, and organizational culture towards job satisfaction and its implication towards employee performance in Parador Hotels and Resorts Indonesia. International Journal of Law and Management, 61(6), 1337–1358.

Perry, J. L. (1996). Measuring public service motivation: An assessment of construct reliability and validity. Journal of Public Administration Research and Theory, 6(1), 5–22.

Perry, J. L., & Hondeghem, A. (2008). Motivation in public management: The call of public service. Oxford: Oxford University Press.

Prabowo, H., & Setyawan, D. (2023). Motivasi kerja dan implikasinya terhadap kinerja Aparatur Sipil Negara. Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 12(1), 90–102.

Pradhan, R. K., & Jena, L. K. (2019). Employee performance at workplace: Conceptual model and empirical validation. Business Perspectives and Research, 7(1), 69–85.

Prasetyo, D., & Yuniarti, E. (2022). Hubungan motivasi kerja dengan kinerja pegawai sektor publik. Jurnal Manajemen Pemerintahan, 7(2), 65–77.

Pratama, A., & Lestari, D. (2021). Pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja Aparatur Sipil Negara pada instansi pemerintah daerah. Jurnal Administrasi Publik, 8(2), 77–89.

Pratama, R., & Yusuf, M. (2023). E-governance dan transformasi digital dalam pelayanan publik. Jurnal Administrasi Digital, 4(2), 101–115.

Putra, A. R., & Hanafiah, M. (2023). Motivasi kerja dan kinerja ASN dalam perspektif organisasi publik. Jurnal Administrasi Negara, 30(1), 88–100.

Putra, R. S., & Frianto, A. (2021). Pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja pegawai pada organisasi sektor publik. Jurnal Ilmu Manajemen, 9(2), 512–522.

Putri, A. R., Sari, M., & Kurniawan, B. (2022). Implementasi e-government dalam meningkatkan efisiensi pelayanan publik. Jurnal Ilmu Pemerintahan, 8(1), 67–78.

Putri, R. A., & Kurniawan, T. (2022). Motivasi kerja dan implikasinya terhadap kinerja pegawai sektor publik. Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 10(1), 41–53.

Rahman, F., & Wahyuni, S. (2021). Analisis motivasi kerja terhadap kinerja pegawai negeri sipil. Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 9(2), 110–122.

Rahman, F., Hidayat, T., & Akbar, A. (2021). Integrasi teknologi dan sumber daya manusia dalam meningkatkan kinerja organisasi publik. Jurnal Manajemen Publik, 9(3), 201–213.

Rahmawati, D., & Prasetyo, A. (2022). Pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja Aparatur Sipil Negara pada instansi pemerintah daerah. Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 9(1), 55–66.

Republik Indonesia. (2014). Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.

Salia, A. (2022). Pengaruh motivasi kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Kota Makassar. Jurnal Administrasi Publik dan Kebijakan, 6(2), 89–101.

Santosa, M. I., Suwarsi, S., & Assyofa, A. R. (2024). Pengaruh budaya kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Garut. Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 12(1), 67–79.

Saputra, N. A., Bagia, I. W., & Suwendra, I. W. (2022). Pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja pegawai pada instansi pemerintah daerah. Bisma: Jurnal Manajemen, 8(1), 45–54.

Saputra, Y., & Dewi, R. (2024). Motivasi kerja dan kinerja ASN pada Badan Kepegawaian Daerah. Jurnal Administrasi Publik dan Kebijakan, 10(1), 15–28.

Sari, N. P., & Wibowo, A. (2022). Pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja pegawai pada instansi pemerintah. Jurnal Administrasi Negara, 10(1), 55–66.

Sari, N., & Hidayat, R. (2023). Motivasi kerja sebagai determinan kinerja pegawai sektor publik. Jurnal Manajemen Publik, 11(2), 101–114.

Setiawan, B., & Anwar, M. (2023). Analisis faktor-faktor yang memengaruhi kinerja ASN di lingkungan pemerintah daerah. Jurnal Manajemen Pemerintahan, 5(1), 15–27.

Siregar, M., & Lubis, A. (2022). Kinerja ASN dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, 7(2), 101–113.

Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sujarweni, V. W. (2022). Metodologi Penelitian Bisnis dan Ekonomi. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.

Sulastri, E., & Ramli, M. (2024). Pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja ASN pada instansi pemerintah daerah. Jurnal Administrasi Pemerintahan Daerah, 10(1), 1–13.

Udin, U., Yuniawan, A., Rahardja, E., & Wikaningrum, T. (2022). The role of employees’ technology readiness, job meaningfulness and proactive personality in adaptive performance. Sustainability, 14(23), 15696.

Utami, N., & Prabowo, H. (2023). Motivasi kerja sebagai variabel penentu kinerja pegawai pemerintah. Jurnal Manajemen Publik, 11(2), 90–103.

Wahyuni, S., & Ramadhan, F. (2021). Pengaruh motivasi intrinsik dan ekstrinsik terhadap kinerja pegawai. Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, 6(2), 90–102.

Wibowo, H., Prasetyo, E., & Laksana, D. (2021). Peran motivasi dalam meningkatkan kinerja pegawai sektor publik. Jurnal Manajemen dan Kebijakan Publik, 6(2), 89–101.

Wirawan. (2021). Evaluasi Kinerja Sumber Daya Manusia. Jakarta: Salemba Empat.

Yuliana, N., & Saputra, A. (2024). Motivasi kerja sebagai determinan peningkatan kinerja Aparatur Sipil Negara. Jurnal Administrasi dan Kebijakan Publik, 11(1), 1–13

Zubair, S. S., Khan, M. A., & Mukaram, A. T. (2021). Public service motivation and organizational performance: Catalyzing effects of altruism, perceived social impact and political support. PLOS ONE, 16(12), e0260559.

Published

2026-05-23

How to Cite

Zulfikar Arya Miftha, Yacob Noho Nani, & Raihan A. Hanasi. (2026). PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN PENERAPAN E-GOVERNANCE TERHADAP KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) DI BADAN KEPEGAWAIAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KOTA GORONTALO. Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE), 2(2), 659–690. https://doi.org/10.62567/ijosse.v2i2.2657

Similar Articles

1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.