MENGGALI AJARAN SPIRITUALITAS HENRIKUS LEVEN UNTUK PENDIDIKAN

Authors

  • Fransiska Teluma Botun Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka
  • Welif Apriliani Olan Nimunuho Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka

DOI:

https://doi.org/10.62567/ijosse.v2i1.2231

Keywords:

Spiritualitas, Pendidikan, Hendricus Leven, Pengembangan Karakter, Nilai-nilai Moral

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji ajaran spiritualitas Hendricus Leven dan relevansinya dalam konteks pendidikan modern. Hendricus Leven, seorang tokoh yang menekankan pentingnya spiritualitas dalam kehidupan, menawarkan perspektif berharga tentang bagaimana nilai-nilai spiritual dapat diintegrasikan ke dalam sistem pendidikan. Artikel ini membahas prinsip-prinsip utama ajaran Leven, termasuk pengembangan karakter, etika, dan moral, serta pentingnya keseimbangan antara pengetahuan duniawi dan spiritualitas. Metode penelitian meliputi studi literatur dan analisis konten dari karya-karya Leven dan sumbersumber terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ajaran spiritualitas Leven dapat memberikan landasan yang kuat bagi pendidikan holistik, membantu siswa mengembangkan pemahaman yang lebih dalam tentang diri mereka sendiri, orang lain, dan dunia di sekitar mereka. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya integrasi nilai-nilai spiritual dalam kurikulum pendidikan untuk menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis tetapi juga memiliki integritas moral dan spiritual.  

Downloads

Download data is not yet available.

References

Leven, H. (1948). Spiritualitas Salib: Harapan Satu-Satunya dalam Pelayanan Misionaris. Steyl, Belanda: Penerbit Missio.

Kongregasi Pengikut Yesus (CIJ). (1955). Konstitusi dan Pedoman Hidup Kongregasi Pengikut Yesus. Larantuka: Kantor Umum CIJ.

Pemerintah Indonesia. (2003). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Badan Penerbit Hukum Negara.

Gereja Katolik Indonesia. (2015). Dokumen Ajaran Sosial Gereja (ASG) Indonesia: Solidaritas dan Keadilan untuk Semua. Jakarta: Komisi Kemanusiaan KWI.

Steiner, R. (1998). Pendidikan Waldorf: Dasar-Dasar Pendidikan Holistik yang Mengembangkan Manusia Seutuhnya. Jakarta: Penerbit Bina Budaya.

Freire, P. (2005). Pendidikan yang Membebaskan: Kritik Terhadap Pendidikan Bank. Yogyakarta: Lembaga Kajian dan Penerbitan (LKiS).

Published

2026-01-31

How to Cite

Fransiska Teluma Botun, & Welif Apriliani Olan Nimunuho. (2026). MENGGALI AJARAN SPIRITUALITAS HENRIKUS LEVEN UNTUK PENDIDIKAN . Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE), 2(1), 1160–1167. https://doi.org/10.62567/ijosse.v2i1.2231

Similar Articles

<< < 6 7 8 9 10 11 

You may also start an advanced similarity search for this article.