KECEMASAN BERBICARA DITINJAU DARI LINGKUNGAN BELAJAR (STUDI FENOMENOLOGIS PADA SISWA KELAS X MAN 4 TANGERANG)
DOI:
https://doi.org/10.62567/ijosse.v2i1.1753Keywords:
Kecemasan Berbicara, Lingkungan Belajar, Fenomenologi, Siswa MadrasahAbstract
Kecemasan berbicara merupakan hambatan signifikan yang dialami siswa dan berpotensi menghambat partisipasi serta perkembangan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi faktor-faktor lingkungan belajar yang menyebabkan kecemasan berbicara pada siswa kelas X MAN 4 Tangerang, dan (2) memahami persepsi siswa tentang pengalaman kecemasan berbicara yang mereka alami. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, melibatkan 13 partisipan siswa yang dipilih melalui purposive sampling serta seorang guru BK untuk triangulasi sumber. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara mendalam, kemudian dianalisis menggunakan metode Colaizzi. Hasil penelitian menunjukkan kecemasan siswa disebabkan oleh tiga faktor lingkungan: pertama, lingkungan fisik sebagai faktor kondisional, penataan ruang (formasi letter U) meningkatkan perasaan tersorot (conspicuousness). Kedua, lingkungan sosioemosional sebagai faktor paling dominan, dipicu oleh interaksi negatif (teguran terbuka guru) dan diredam oleh dukungan afektif. Ketiga, lingkungan akademik sebagai puncak intensitas cemas akibat situasi evaluatif (ujian lisan/tahfidz) dan panggilan tiba-tiba. Kesiapan materi (preparedness) ditemukan sebagai strategi koping internal paling ampuh. Disimpulkan bahwa akar dari fenomena ini adalah persepsi kognitif internal siswa, yaitu "ketakutan akan penilaian negatif" (fear of negative evaluation), yang diaktifkan oleh pemicu di ketiga lingkungan tersebut, meskipun ditemukan pula adanya resiliensi dan motivasi perbaikan diri yang proaktif pada siswa.
Downloads
References
Amogne, D., & Yigzaw, A. (2013). Oral Communication Apprehension, Competence and Performance Among Maritime Engineering Trainees. Journal of Media and Communication Studies, 5(1).
Dhema, A. M. (2023). Konsep diri dengan kecenderungan kecemasan berbicara di depan umum pada mahasiswa. Journal of Indonesian Psychological Science (JIPS), 3(1), 298–309.
Irola, D., & Kalifia, D. A. (2024). Aspek Perkembangan Kognitif Pada Masa Remaja. Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora, 3, 128–132.
Khaerunnisa, P., Nugraha, A., & Arumsari, C. (2020). Profil Kecemasan Berbicara Di Depan Umum Siswa SMA. QUANTA, 4(3).
Khairunisa. (2019). Kecemasan Berbicara di Depan Kelas pada Peserta Didik Sekolah Dasar. Jurnal Tunas Bangsa.
Kurniawan, D. (2022). Pengaruh Lingkungan Sekolah Terhadap Minat Belajar Siswa di Sekolah Dasar. Jurnal Universitas Sebelas Maret.
Muthahar, C. M. S., & Fatonah, K. (2022). Strategi Guru Dalam Pembelajaran Keterampilan Berbicara Bagi Siswa Kelas VI di SDN Jatirangga II Bekasi. Universitas Esa Unggul.
Nurdiana, R. (2023). Analisis Pengaruh Lingkungan Fisik Kelas terhadap Minat Aktivitas Belajar Anak Usia Dini. Thufuli: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 1(1).
Rengganawati, H. (2024). Kecemasan Dalam Berbicara di Depan Umum Pada Kalangan Mahasiswa Berusia 17-22 Tahun. Indonesian Journal of Digital Public Relations (IJDPR), 2(2).
Sari, S. D., & Susanti, H. (2024). Faktor-Faktor Penyebab Kecemasan dalam Berbicara Bahasa Inggris pada Mata Kuliah Speaking for Akademik Purposes. Jurnal IKIP PGRI Pontianak.
Sulhan, A. A. N., dkk. (2024). Periodisasi Perkembangan Anak Pada Masa Remaja: Tinjauan Psikologi. Jurnal Pendidikan Bimbingan Konseling Dan Psikologi, 1.
Yoioga, R., & Rustam, S. (2024). Analisis Faktor Kecemasan Berbicara Mahasiswa dalam Pembelajaran. Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya.
Yulianti. (2021). Pentingnya Pendidikan Karakter untuk Membangun Generasi Emas Indonesia. Jurnal Pendidikan, 5(1).
Zaturrahmi. (2019). Lingkungan Belajar Sebagai Pengelolaan Kelas: Sebuah Kajian Literatur. Jurnal Ilmiah Teknologi Pendidikan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhamad Bagas Riyanto, Putri Dian Dia Conia, Lenny Wahyuningsih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













