ANALISIS DESAIN KEMASAN MAKANAN TRADISIONAL PENDAP BERBAHAN ALAMI DENGAN KETAHANAN MUTU PRODUK DAN DAYA TARIK

Authors

  • Muh. Dimas Saputra Universitas Dehasen Bengkulu
  • Methatias Ayu Moulina Universitas Dehasen Bengkulu
  • Andwini Prasetya Universitas Dehasen Bengkulu

Keywords:

pendap, kemasan, desain, QFD, biaya

Abstract

Makanan tadisional Bengkulu yaitu pendap kurang mencitrakan sebagai buah tangan karena penampilan produk yang kurang menarik dan masih menggunakan pengemasan sederhana. Padahal peran kemasan sangat penting dalam mendukung citra produk sebagai daya tarik, meningkatkan nilai jual sekaligus sebagai upaya memperpanjang umur simpan. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi dalam perancangan desain kemasan makanan tradisional pendap, merancang desain kemasan, dan menentukan biaya dan harga jual pendap setelah dilakukan desain kemasan. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini yaitu metode Quality Function Deployment (QFD), selanjutnya dilakukan perancangan desain kemasan sesuai kebutuhan pelanggan, serta perhitungan biaya produksi dan harga jual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor dalam perancangan desain kemasan pendap, diperlukan kemasan menarik, mencirikan kekhasan  produk, penggunaan bahan kemasan alami, penggunaan kemasan yang higienis, memudahkan pendistribusian, kemasan informative sekaligus dapat mempromosikan produk. Pendap dikemas dengan kemasan primer berupa daun pisang, dengan kemasan sekunder berupa plastik yang divakum dan dicetak dengan isi informasi yang sesuai dengan cara belabelan yang baik, serta kemasan tersier berupa boks yang memudahkan pendistribusian. Biaya yang diperlukan dalam re-desain kemasan pendap yaitu Rp. 789,00 per kemasan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Cohen, L. 1995, Quality function deployment: how to make qfd work for you, AddisonWesley, Inc, Massachusetts.

Devani, V., & Kartikasari, D. D. 2012, ‘Usulan perbaikan kualitas pelayanan administrasi mahasiswa menggunakan metode quality function deployment (QFD)’, Jurnal Ilmiah Teknik Industri, Vol 11, No. 2, hal. 185-197.

Federasi Pengemasan Indonesia. 2005. Indonesian Packaging Directory 2004-2005. Jakarta.

Hardiyanti, A., Karseno, Dewi, E.M. 2022. Aplikasi Metode Quality Function Deployment (QFD) dalam Perancangan Produk Tempoyak. Jurnal Teknologi Industri Pertanian 16(2) : 265-277.

Ikasari, D.M., Silalahi, R.L.R., Dewi, I.A., Kurniawan, M., Lestari, E.R., Rohmah, W.G. 2019. Pengembangan Produk Praline Apel Untuk Mendukung Program One Village One Product Di Kecamatan Bumiaji, Batu. J. Teknol. Pertan. 20, 1–10.

Mukhtar, Syukrianti dan Nurif, Muchammad. 2015. Peranana Packaging dalam meningkatkan Hasil Produksi terhadap Konsumen. Jurnal Sosial Humaniora, 8 (2) : 181-191.

Noviadji, Benny Rahmawan. 2014. Desain Kemasan Tradisional dalam Konteks Kekinian. Jurnal Fakultas Desain 1 (1) : 10-21.

Ulrich, K.T., dan Eppinger, S.D., & Yang, M. C. (2019). Product Design and Development. New York: McGraw Hill.

Yunus, 2021. Analisis Pengemasan Produk UMKM sebagai Nilai Jual dalam Kewirausahaan di Kabupaten Karo. Tourism, Hospitality and Culture Insights Journal 1 (1) : 52-63.

Published

2026-06-01

Most read articles by the same author(s)