EDUKASI PENCEGAHAN DAN DETEKSI DINI CAMPAK PADA BALITA MELALUI PENYULUHAN KESEHATAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS AIR DINGIN KOTA PADANG

Authors

  • Gina Muthia Universitas Mercubaktijaya
  • Putri Nelly Syofiah Universitas Mercubaktijaya
  • Novria Hesti Universitas Mercubaktijaya
  • Yulia Arifin Universitas Mercubaktijaya
  • Lushiana Lifaniura Universitas Mercubaktijaya

DOI:

https://doi.org/10.62567/jpi.v2i2.3083

Keywords:

Campak, Balita, Imunisasi, Edukasi Kesehatan, Pencegahan

Abstract

Campak merupakan penyakit infeksi akut yang sangat menular dan terutama menyerang anak-anak, termasuk balita. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu mengenai campak, meliputi pengertian, tanda dan gejala, cara penularan, komplikasi, serta pencegahan melalui imunisasi. Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan kesehatan dengan metode ceramah dan tanya jawab menggunakan media PowerPoint dan leaflet. Sasaran kegiatan adalah ibu yang berkunjung ke posyandu di wilayah kerja Puskesmas Air Dingin Kota Padang. Materi menekankan pengenalan dini demam, batuk, pilek, konjungtivitis, dan ruam makulopapular khas campak, serta pentingnya melengkapi imunisasi sesuai jadwal yang berlaku. Peserta juga diberikan pemahaman untuk membatasi kontak dengan penderita yang dicurigai mengalami campak dan segera mencari pelayanan kesehatan apabila ditemukan tanda bahaya atau kondisi anak memburuk. Kegiatan edukasi diharapkan dapat meningkatkan kesadaran orang tua serta mendukung deteksi dini dan pencegahan campak pada balita.

References

Dinas Kesehatan Sumatera Barat. (2023). Profil Kesehatan Daerah. Sumatera Barat.

Ferbianti, A. A., Nugraha, F., & Lestari, D. (2024). Gambaran surveilans epidemiologi campak di Kota Tasikmalaya. Jurnal Kesehatan Klinik Indonesia, 10(1), 55–63.

Hardianti, A., & Azizah, N. (2025). Analisis epidemiologi kejadian campak di Sulawesi Selatan tahun 2024. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 20(1), 45–53.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2025). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2025. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2026). Waspadai Dinamika Campak Nasional dan Global. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Palembo, B. S., Suryani, D., & Rahman, A. (2023). Analisis data surveilans campak di Indonesia. Mulawarman Journal of Public Health, 5(2), 78–86.

Rahmadani, Y. N., & Zumaroh. (2024). Hubungan cakupan imunisasi MR dengan kejadian suspek campak di Jawa Timur. Jurnal Kesehatan Terpadu, 8(1), 12–20.

Raodah, R., Fitriani, S., & Wahyuni, D. (2024). Faktor risiko kejadian campak pada balita di wilayah kerja puskesmas. Jurnal Ilmu Kesehatan, 9(2), 101–110.

Sari, U., Handayani, L., & Pratama, R. (2024). Rapid assessment imunisasi campak dan pencegahan kejadian luar biasa. Jurnal Promosi dan Pencegahan Kesehatan, 6(1), 33–41.

Tiarawati, T., & Yanuarti, T. (2025). Pengaruh imunisasi measles rubella terhadap kejadian campak pada anak di Tangerang Selatan. Jurnal Ners Indonesia, 15(1), 25–34.

World Health Organization. (2026). Measles Global Situation Report. Geneva: WHO.

Published

2026-07-30

How to Cite

Muthia, G., Syofiah, P. N., Hesti, N., Arifin, Y., & Lifaniura, L. (2026). EDUKASI PENCEGAHAN DAN DETEKSI DINI CAMPAK PADA BALITA MELALUI PENYULUHAN KESEHATAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS AIR DINGIN KOTA PADANG. Jurnal Pengabdian Indonesia (JPI), 2(2), 1241–1245. https://doi.org/10.62567/jpi.v2i2.3083

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.