EDUKASI KEPATUHAN MINUM OBAT BAGI PENDERITA HIPERTENSI BERBASIS ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA DI WILAYAH PUSKESMAS KEDUNGMUNDU SEMARANG

Authors

  • Julius Afta Setyonugroho Universitas Karya Husada Semarang
  • Fery Agusman Motuho Mendrofa Universitas Karya Husada Semarang

DOI:

https://doi.org/10.62567/jpi.v2i1.2321

Keywords:

Edukasi, Kepatuhan Minum Obat, Hipertensi, Pill Card, Asuhan Keperawatan Keluarga

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi di Indonesia yang mencapai 34,1% berdasarkan Riskesdas 2018. Kepatuhan minum obat antihipertensi menjadi tantangan utama dalam pengendalian tekanan darah, yang dipengaruhi oleh kurangnya pengetahuan, kesadaran, dan dukungan keluarga. Pendidikan kesehatan dengan media pill card merupakan strategi intervensi yang dapat meningkatkan kepatuhan pasien dalam menjalani terapi hipertensi. Tujuan: Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi penggunaan pill card terhadap kepatuhan minum obat bagi penderita hipertensi berbasis asuhan keperawatan keluarga di wilayah Puskesmas Kedungmundu. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan keluarga yang meliputi pengkajian, diagnosis keperawatan, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Subjek studi kasus adalah keluarga Tn. S di RW 03 Kelurahan Tandang wilayah kerja Puskesmas Kedungmundu Kota Semarang. Intervensi dilakukan selama 3 hari (29 November - 1 Desember 2025) dengan pemberian edukasi kesehatan menggunakan media leaflet dan pill card. Hasil: Hasil studi kasus menunjukkan adanya penurunan tekanan darah yang signifikan setelah pemberian edukasi dengan pill card. Tekanan darah klien sebelum intervensi adalah 171/101 mmHg, menurun menjadi 140/91 mmHg pada hari kedua, dan mencapai 130/81 mmHg pada hari ketiga. Skala nyeri kepala juga mengalami penurunan dari skala 6 menjadi skala 3. Klien dan keluarga menunjukkan peningkatan pengetahuan tentang hipertensi dan kepatuhan dalam menggunakan pill card sebagai alat pengingat minum obat. Kesimpulan: Pendidikan kesehatan keluarga dengan media pill card efektif dalam meningkatkan kepatuhan minum obat antihipertensi dan menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Keterlibatan keluarga dalam proses edukasi berperan penting dalam mendukung keberhasilan intervensi. Disarankan agar tenaga kesehatan dapat menerapkan edukasi penggunaan pill card sebagai bagian dari asuhan keperawatan keluarga pada pasien hipertensi.

References

Andriyani, R., dkk. (2023). Prevalensi hipertensi di Indonesia berdasarkan Riskesdas 2018. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 18(2), 45-53.

Arini, D., dkk. (2022). Hipertensi sebagai silent killer: Dampak dan penatalaksanaan. Jurnal Epidemiologi Kesehatan, 14(1), 12-20.

BPS Jawa Tengah. (2024). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah 2023. Semarang: Badan Pusat Statistik Jawa Tengah.

Damayanti, R., dkk. (2022). Edukasi kesehatan pada pasien hipertensi untuk meningkatkan kepatuhan. Jurnal Keperawatan Indonesia, 25(3), 101-109.

Dewi, R. K., & Sari, N. P. (2020). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia (SDKI). Jakarta: DPP PPNI.

Dewi, S., dkk. (2024). Keluarga sebagai unit sosial dalam kesehatan masyarakat. Jurnal Sosial Kesehatan, 7(2), 55-63.

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. (2024). Laporan tahunan kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Semarang: Dinkes Jateng.

Lutfiani, E., & Baidhowy, A. (2022). Efektivitas pill card terhadap kepatuhan minum obat pasien hipertensi. Jurnal Keperawatan Komunitas, 8(2), 89-96.

Merliana, S., Daeli, F., & Sitanggang, Y. (2019). Pengaruh penggunaan pill card terhadap kepatuhan minum obat pasien hipertensi. Jurnal Keperawatan, 11(2), 145-152.

Nugraha, A., dkk. (2022). Program intervensi edukasi hipertensi di Indonesia. Jurnal Promosi Kesehatan, 14(2), 77-85.

Putra, Y. (2024). Fungsi keluarga dalam kesehatan masyarakat. Jurnal Kesehatan Sosial, 8(1), 21-29.

Roni, A., Ningsih, E. S., & Khusniyati, E. (2022). Pill card sebagai media pengingat kepatuhan minum obat. Jurnal Keperawatan Keluarga, 9(1), 33-40.

Sifai, R., & Wulandari, T. (2024). Prevalensi hipertensi di Kota Semarang. Jurnal Epidemiologi Daerah, 6(2), 88-95.

Stanhope, M., & Lancaster, J. (2020). Community and Public Health Nursing. St. Louis: Elsevier.

WHO. (2018). Noncommunicable diseases country profiles 2018. Geneva: World Health Organization.

WHO. (2019). Global Burden of Disease: Hypertension. Geneva: World Health Organization.

Published

2026-01-31

How to Cite

Julius Afta Setyonugroho, & Fery Agusman Motuho Mendrofa. (2026). EDUKASI KEPATUHAN MINUM OBAT BAGI PENDERITA HIPERTENSI BERBASIS ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA DI WILAYAH PUSKESMAS KEDUNGMUNDU SEMARANG. Jurnal Pengabdian Indonesia (JPI), 2(1), 857–862. https://doi.org/10.62567/jpi.v2i1.2321

Similar Articles

1 2 3 4 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.