PERAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENINGKATKAN BELAJAR SISWA SLOW LEARNER PADA KELAS X SMA NEGERI 2 PALOPO

Authors

  • Khusnul A Universitas Islam Negeri Palopo
  • Subekti Masri Universitas Islam Negeri Palopo
  • Bahtiar Universitas Islam Negeri Palopo

DOI:

https://doi.org/10.62567/ijosse.v2i3.3143

Keywords:

Peran Guru Bimbingan dan Konseling, Belajar, Slow Learner, Layanan Bimbingan dan Konseling

Abstract

Penelitian ini membahas peran guru bimbingan dan konseling dalam meningkatkan belajar siswa slow learner pada kelas X SMA Negeri 2 Palopo. Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan siswa kelas X mengalami slow learner, mengetahui peran guru bimbingan dan konseling dalam meningkatkan belajar siswa slow learner, serta mengetahui faktor-faktor yang menjadi penghambat upaya guru bimbingan dan konseling. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan penelitian berjumlah 10 orang yang terdiri atas dua guru BK, tiga siswa slow learner, satu wali kelas, dua guru mata pelajaran, dan dua teman sebaya. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab siswa mengalami slow learner meliputi lambatnya memahami materi pembelajaran, lemahnya daya ingat, rendahnya konsentrasi belajar, kesulitan berkomunikasi, rendahnya rasa percaya diri, lingkungan sosial yang kurang mendukung, serta keterbatasan fasilitas belajar. Guru BK berperan sebagai identifikator masalah siswa, motivator, pembimbing belajar, mediator dan koordinator, serta fasilitator dukungan sosial. Layanan yang diberikan meliputi konseling individual, bimbingan belajar, pemberian motivasi, pendampingan individual, serta kerja sama dengan guru mata pelajaran, wali kelas, orang tua, dan teman sebaya. Faktor penghambat meliputi keterbatasan kemampuan komunikasi siswa, daya ingat yang lemah dan cepat lupa, kurangnya pemahaman sebagian pihak terhadap kondisi siswa, sikap negatif sebagian teman sebaya, rendahnya konsentrasi dan motivasi belajar, pengaruh lingkungan sosial, serta keterbatasan program khusus bagi siswa slow learner.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Kamilah, Anita Nur, Yeni Afrida, M. Arif, dan Sri Hartati. “Peran Guru Bimbingan dan Konseling Dalam Membantu Kesulitan Belajar Anak Slow Learner di SMAN 3 Bukittinggi.” Jurnal Pendidikan dan Konseling 14, no. 1 (2024).

Elti, Yasni, dan Alfi Rahmi. “Peran Guru Bimbingan Konseling Dalam Membimbing Peserta Didik Slow Learner di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Kinali Pasaman Barat.” Innovative: Journal of Social Science Research 4, no. 2 (2024): 7117–7126. https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/10148.

Fadhil, Muhammad, dan Agus Ria Kumara. “Peran Guru BK Bagi Siswa Slow Learner di SMP Muhammadiyah 7 Yogyakarta.” Jurnal Penguatan Karakter Menuju Konselor 2, no. 1 (2023): 1212–1217.

Linuriya, Eswi. “Peran Guru Dalam Mengoptimalkan Prestasi Akademik Anak Slow Learner di SMPN 13 Bayung Lencir.” Jurnal Pendidikan dan Konseling 4, no. 3 (2022): 1967–1968.

Noraminah. “Guru Bimbingan dan Konseling Serta Perannya dalam Menangani Siswa dengan Jenjang Kemahiran Perlu Intervensi.” Jurnal Basicedu 6, no. 2 (2022).

Prayitno dan Erman Amti. Dasar-Dasar Bimbingan dan Konseling. Jakarta: Rineka Cipta, 2013.

Rogers, Carl R. Client-Centered Therapy: Its Current Practice, Implications, and Theory. Boston: Houghton Mifflin, 1951.

Rogers, Carl R. Freedom to Learn: A View of What Education Might Become. Columbus, Ohio: Charles E. Merrill Publishing Company, 1969.

Rogers, Carl R. “The Necessary and Sufficient Conditions of Therapeutic Personality Change.” Journal of Consulting Psychology 21, no. 2 (1957): 95–103.

Setiawan, Ningrum. Karakteristik Anak Lamban Belajar (Slow Learner) dan Implikasinya terhadap Pembelajaran. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta, 2013.

Setiawan, Ningrum. Mengagas Pendidikan Bermakna Bagi Anak yang Lambat Belajar (Slow Learner). Yogyakarta: Grup Relasi Inti Media, 2013.

Nengsi, Ratika, Abdul Malik, dan Andi Fadila A. Natsir. “Analisis Perilaku Peserta Didik Slow Learner (Studi Kasus) di MTSN Makassar.” Education and Learning Journal 2, no. 1 (2021): 53–54.

Khairul Nuzuli, Ahmad, Oca Juanda Putra, Noni Yunita Putri.T, Nover Darmansyah, Rin Pega Pratama, dan Romi Roy Chandra. “Strategi Komunikasi Guru Konseling SMAN 4 Sungai Penuh Dalam Pemenuhan Perhatian pada Siswa Slow Learner.” Jurnal Komunikasi dan Administrasi Publik 9, no. 2 (2022): 542.

Rahmayanti, Novia Sakina, dan Totok Suyanto. “Penanaman Karakter Tanggung Jawab Pada Anak Lamban Belajar (Slow Learner) di SMK Negeri Sidoarjo.” Jurnal Kajian Moral dan Kewarganegaraan 7, no. 2 (2019): 542.

Amelia, Wachyu. “Karakteristik dan Jenis Kesulitan Belajar Anak Slow Learner.” Jurnal Aisyah: Jurnal Ilmu Kesehatan 1, no. 2 (2016): 53–58.

Published

2026-09-21

How to Cite

Khusnul A, K. A., Masri, S., & Bahtiar, B. (2026). PERAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENINGKATKAN BELAJAR SISWA SLOW LEARNER PADA KELAS X SMA NEGERI 2 PALOPO. Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE), 2(3), 1537–1542. https://doi.org/10.62567/ijosse.v2i3.3143

Similar Articles

<< < 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.