ANALISIS KEMIRINGAN JALUR PENDAKIAN GUNUNG FUJI: PENDEKATAN GRADIEN KALKULUS PEUBAH BANYAK PADA JALUR YOSHIDA DAN FUJINOMIYA
DOI:
https://doi.org/10.62567/ijosse.v2i3.2692Keywords:
Gunung Fuji, Gradien, Kalkulus Peubah Banyak, Kemiringan Jalur, Yoshida, FujinomiyaAbstract
Gunung Fuji merupakan gunung berapi tertinggi di Jepang yang memiliki empat jalur pendakian utama. Di antara keempat jalur tersebut, Yoshida dan Fujinomiya menjadi pilihan paling populer di kalangan pendaki dari berbagai penjuru dunia. Penelitian ini bertujuan mengkuantifikasi tingkat kemiringan masing-masing jalur dengan memanfaatkan konsep gradien dalam kerangka kalkulus peubah banyak. Data elevasi setiap stasiun serta panjang segmen antar-stasiun dikumpulkan dan diolah untuk memperoleh nilai kemiringan per segmen maupun kemiringan rata-rata keseluruhan jalur. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa jalur Yoshida memiliki kemiringan rata-rata sebesar 23,36% (setara 13,15°), sedangkan jalur Fujinomiya mencatat kemiringan rata-rata yang lebih tinggi, yakni 31,54% (setara 17,50°). Segmen paling curam pada jalur Yoshida terletak di antara Stasiun 5 dan Stasiun 6 dengan kemiringan 45,45%, sementara segmen paling curam pada jalur Fujinomiya berada di antara Stasiun 8 dan Stasiun 9a dengan kemiringan 65,69%. Temuan ini mengindikasikan bahwa jalur Yoshida lebih sesuai bagi pendaki pemula, sedangkan jalur Fujinomiya menuntut kondisi fisik yang lebih prima.
Downloads
References
Stewart, J. (2016). Multivariable Calculus (8th ed.). Cengage Learning.
Badan Meteorologi dan Geofisika Jepang. (2023). Official Mt. Fuji Climbing Trail Information. Japan Meteorological Agency.
Larson, R., & Edwards, B. H. (2014). Multivariable Calculus (10th ed.). Cengage Learning.
Fujisan Climbing Association. (2022). Trail Guide: Yoshida and Fujinomiya Routes. Fujisan Climbing Association Publication.
Anton, H., Bivens, I., & Davis, S. (2012). Calculus: Early Transcendentals (10th ed.). John Wiley & Sons.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Farah Amalia Putri, Latifah Nuraini, Elang Prahestu Sinatrya, Failasuf Arya Maulana, Sammy Prayogo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

















