GAMBARAN KELEKATAN REMAJA AKHIR YANG BEKERJA DENGAN ORANG TUA YANG BERCERAI DI KOTA JAMBI

Authors

  • Widya Rahmahdani Siregar Universitas Jambi
  • Agung Iranda Universitas Jambi
  • Jelpa Periantalo Universitas Jambi

DOI:

https://doi.org/10.62567/ijosse.v2i3.2650

Keywords:

Kelekatan, Remaja Akhir, Perceraian

Abstract

Perceraian orang tua berdampak signifikan terhadap perkembangan psikologis anak, khususnya dalam pembentukan pola kelekatan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran kelekatan remaja akhir yang bekerja dengan orang tua yang bercerai di Kota Jambi, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dan teknik analisis Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Partisipan terdiri dari tiga orang remaja akhir perempuan berusia 22 tahun yang bekerja dan memiliki orang tua yang bercerai, dipilih melalui purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terbuka dan observasi. Hasil penelitian menemukan lima tema yang menggambarkan kelekatan partisipan, yaitu ketidakpedulian, emosi negatif, perilaku negatif, avoidant attachment, dan pengasingan. Ketiga partisipan menunjukkan pola avoidant attachment terhadap ayah, yang terbentuk terutama akibat ketidakpedulian ayah pasca perceraian. Selain itu, ditemukan dua faktor yang mempengaruhi kelekatan, yaitu harapan hubungan yang baik dan penerimaan, yang keduanya berperan sebagai faktor protektif dalam memoderasi dampak negatif perceraian. Temuan ini memperkaya literatur kelekatan dengan menghadirkan tiga tema khas yang belum banyak dibahas dalam penelitian sebelumnya, yaitu ketidakpedulian, penerimaan, dan harapan hubungan yang baik.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ainsworth, M. D., & Bell, S. M. (1970). Attachment, exploration, and separation: illustrated by the behavior of one-year-olds in a strange situation. Child Development, 41(1), 49–67. https://doi.org/10.1111/j.1467-8624.1970.tb00975.x

Armsden, G. C., & Greenberg, M. T. (1987). The inventory of parent and peer attachment: Individual differences and their relationship to psychological well-being in adolescence. Journal of Youth and Adolescence, 16(5), 427–454. https://doi.org/10.1007/BF02202939

Azif, Z., Rahardjo, T., & Rahmiaji, L. R. (2024). Pemeliharaan Hubungan Antara Anak Remaja Dengan Orang Tua Yang Bercerai. Interaksi Online.

Güngör, D., & Bornstein, M. H. (2010). Culture-general and -specific associations of attachment avoidance and anxiety with perceived parental warmth and psychological control among Turk and Belgian adolescents. Journal of Adolescence, 33(5), 593–602. https://doi.org/10.1016/j.adolescence.2009.12.005

Kahija, Y. La. (2017). Penelitian Fenomenologis Jalan Memahami Hidup Pengalaman Hidup. Penerbit PT Kanisius. www.kanisiusmedia.co.id

Kinkie, E. A., & Subroto, U. (2025). Gambaran Self Esteem Mahasiswa Psikologi Universitas X yang Mempunyai Orangtua Bercerai. Jurnal Mahasiswa Humanis, 5(1), 229–244.

Lyons-Ruth, K., & Jacobvitz, D. (1999). Attachment Disorganization: Unresolved Loss, Relational Violence, and Lapses in Behavioral and Attentional Strategies. Handbook of Attachment: Theory, Research, and Clinical Applications, January 2008, 520–554.

Mustaghfiroh, Muhibah, S., & Prabowo, A. S. (2023). Attachment pada Remaja Perempuan. Diversity Guidance and Counseling Journal, 1(1), 1–15.

Riggs, S. A. (2010). Childhood emotional abuse and the attachment system across the life cycle: What theory and research tell us. Journal of Aggression, Maltreatment and Trauma, 19(1), 5–51. https://doi.org/10.1080/10926770903475968

Rogers, C. R. (1957). The Necessary and Sufficient Conditions of Therapeutic. Journal of Consulting Psychology, 21(2), 95–103. https://pdfs.semanticscholar.org/be0c/5e70f4c17f12252071a61ae038bb1edcb13d.pdf

Santiago, P. A., Lesawengen, L., & Kandowangko, N. (2023). Dampak Perceraian terhadap Kepribadian Anak (Studi pada Keluarga yang Bercerai di Desa Kecamatan Melonguane Kabupaten Talaud). Journal Ilmiah Society, 3(1), 1–7.

Sari, S. L., Devianti, R., & Safitri, N. (2018). Kelekatan Orangtua untuk Pembentukan untuk Pembentukan Karakter Anak. Educational Guidance and Counseling Development Journal, 1(1), 16. https://doi.org/10.24014/egcdj.v1i1.4947

Wyman, P. A., Cowen, E. L., Work, W. C., & Kerley, J. H. (1993). The role of children’s future expectations in self-system functioning and adjustment to life stress: A prospective study of urban at-risk children. Development and Psychopathology, 5(4), 649–661. https://doi.org/10.1017/S0954579400006210

Published

2026-07-12

How to Cite

Siregar, W. R., Iranda, A., & Periantalo, J. (2026). GAMBARAN KELEKATAN REMAJA AKHIR YANG BEKERJA DENGAN ORANG TUA YANG BERCERAI DI KOTA JAMBI. Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE), 2(3), 941–947. https://doi.org/10.62567/ijosse.v2i3.2650

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.