ANALISIS PENGGUNAAN ALAT BANTU PENERJEMAH DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BAHASA INGGRIS MAHASISWA
DOI:
https://doi.org/10.62567/ijosse.v2i2.2617Keywords:
alat bantu penerjemah, Google Translate, kemampuan bahasa Inggris, mahasiswa, pembelajaran bahasa Inggris.Abstract
Perkembangan teknologi digital telah mendorong meningkatnya penggunaan alat bantu penerjemah dalam pembelajaran bahasa Inggris di perguruan tinggi. Alat bantu penerjemah seperti Google Translate banyak dimanfaatkan oleh mahasiswa untuk membantu memahami kosakata, membaca teks berbahasa Inggris, serta menyelesaikan tugas akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan alat bantu penerjemah dalam meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi penelitian adalah mahasiswa yang menggunakan alat bantu penerjemah dalam pembelajaran bahasa Inggris, dengan sampel sebanyak 40 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa menggunakan alat bantu penerjemah secara aktif dalam kegiatan pembelajaran bahasa Inggris. Sebanyak 82,5% mahasiswa menyatakan sering menggunakan alat bantu penerjemah, sedangkan 90% mahasiswa menyatakan bahwa alat bantu penerjemah mudah digunakan. Selain itu, 87,5% mahasiswa menyatakan bahwa alat bantu penerjemah membantu meningkatkan kemampuan membaca (reading), 82,5% membantu kemampuan menulis (writing), dan 90% membantu meningkatkan penguasaan kosakata (vocabulary). Meskipun demikian, penggunaan alat bantu penerjemah secara berlebihan berpotensi menimbulkan ketergantungan dan mengurangi kemampuan mahasiswa dalam memahami tata bahasa (grammar) serta menyusun kalimat secara mandiri. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa alat bantu penerjemah memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kemampuan bahasa Inggris mahasiswa, khususnya pada aspek reading, writing, dan vocabulary. Oleh karena itu, penggunaan alat bantu penerjemah perlu diarahkan secara tepat agar dapat menjadi media pendukung pembelajaran yang efektif tanpa mengurangi kemampuan berpikir kritis dan kemandirian belajar mahasiswa.
Downloads
References
Agustina, R., & Abdillah, L. A. (2022). Analisis Kepuasan Pengguna Aplikasi Menggunakan
Metode End User Computing Satisfaction (EUCS).
Amien, M. (2023). Sejarah dan Perkembangan Teknik Natural Language Processing (NLP)
Bahasa Indonesia. ArXiv.
Hendra, A. (2020). Analisis Penggunaan Alat Bantu Penerjemahan terhadap Mahasiswa
Sekolah Tinggi Bahasa Harapan Bersama. VOX EDUKASI.
Idayani, A., dkk. (2025). Pendampingan Penggunaan Aplikasi untuk Meningkatkan
Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris Mahasiswa. Community Education Engagement Journal.
Pertiwi, P. A., Fitriani, H., & Harahap, R. (2024). Kemampuan Literasi Mahasiswa dalam
Pembelajaran Bahasa Inggris Menggunakan Google Translate sebagai Media Penerjemahan. Seulas Pinang: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra.
Siregar, R., Nuraida, & Andri. (2022). Penerjemahan sebagai Metode dalam Pengajaran
Bahasa. Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Arif Aminullah, Sofyan Sukwara Akfan, Naomi Lembang, Nourma Wulanda

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

















