POLA ASUH, KETERLIBATAN ORANG TUA, DAN SPIRITUALITAS TERHADAP RESILIENSI AKADEMIK SANTRI DI PONDOK PESANTREN

Authors

  • Novita Maulidya Jalal Universitas Negeri Makassar

DOI:

https://doi.org/10.62567/ijosse.v2i2.2565

Keywords:

pola asuh, keterlibatan orang tua, spiritualitas, resiliensi akademik, santri, pondok pesantren.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pola asuh, keterlibatan orang tua, dan spiritualitas dalam membentuk resiliensi akademik santri di pondok pesantren. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan analisis isi dan analisis tematik terhadap berbagai artikel ilmiah relevan dalam sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa resiliensi akademik santri merupakan konstruk multidimensional yang dipengaruhi oleh interaksi keluarga secara sistemik. Pola asuh, khususnya tipe otoritatif, berperan dalam membentuk regulasi emosi, kemandirian, dan motivasi belajar santri. Keterlibatan orang tua melalui komunikasi intensif, dukungan emosional, informasional, dan instrumental berfungsi sebagai faktor protektif yang meningkatkan rasa aman psikologis, motivasi intrinsik, serta kemampuan adaptasi terhadap tekanan akademik. Selain itu, spiritualitas keluarga yang diinternalisasi melalui nilai-nilai religius seperti sabar, tawakal, dan ikhlas berperan sebagai mekanisme coping adaptif yang membantu santri memaknai tekanan akademik secara positif. Ketiga variabel tersebut saling berinteraksi dan membentuk ketahanan psikologis yang lebih kuat dalam menghadapi tuntutan kehidupan pesantren. Kesimpulannya, resiliensi akademik santri tidak hanya ditentukan oleh faktor individual, tetapi merupakan hasil konstruksi ekologis yang melibatkan kualitas pengasuhan, keterlibatan orang tua, dan spiritualitas keluarga secara simultan.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Althaf, T., Tsabitah, N. K., et al. (2024). Hubungan peran orang tua dengan resiliensi akademik siswa pesantren. Jurnal Konseling dan Pendidikan.

Aziz, A., & Sumiati, E. (2025). Analisis pola asuh dan spiritualitas orang tua terhadap resiliensi emosional siswa. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar.

Ayodani, B. T., & Wibowo, D. H. (2022). Dukungan sosial orang tua dan resiliensi akademik siswa SMP selama pembelajaran daring. Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia.

Nurkur’ani, N., Tsabitah, A., et al. (2023). Hubungan peran orang tua dengan resiliensi akademik siswa SMA di Kalimantan Barat. Jurnal Konseling Indonesia.

Pratiwi, Z. R., & Kumalasari, D. (2021). Dukungan orang tua dan resiliensi akademik pada mahasiswa. Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA, 13(2), 1–10.

Suprapto, S. A. P. (2018). Pengaruh religiusitas terhadap resiliensi pada santri pondok pesantren. Cognicia: Jurnal Psikologi, 8(1).

Tsabitah, A., Ramadhan, R., et al. (2024). Resiliensi siswa: Peran orang tua dalam membentuk ketahanan anak. Psikodidaktika: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling.

Abdullah, M. W., Hasan, S. R., & Ibrohim, S. (2023). Pengaruh intensitas komunikasi orang tua terhadap resiliensi santri pesantren. Jurnal Riset Hukum Keluarga Islam.

Abdullah, M. W., et al. (2023). Parental communication and student resilience in pesantren context. Jurnal Riset Hukum Keluarga Islam

Althaf, T., et al. (2024). Parental support and academic motivation in Islamic boarding school students. Journal of Islamic Education Studies.

Ayodani, B. T., & Wibowo, D. H. (2022). Social support and academic adaptation during online learning. Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia.

Aziz, A., & Sumiati, E. (2025). Spiritual parenting and emotional resilience among students. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar.

Bowlby, J. (1988). A secure base: Parent-child attachment and healthy human development. Basic Books.

Bronfenbrenner, U. (1979). The ecology of human development. Harvard University Press.

Cohen, S., & Wills, T. A. (1985). Stress, social support, and the buffering hypothesis. Psychological Bulletin, 98(2), 310–357. https://doi.org/10.1037/0033-2909.98.2.310

Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2000). The “what” and “why” of goal pursuits: Human needs and self-determination of behavior. Psychological Inquiry, 11(4), 227–268.

Nurkur’ani, N., et al. (2023). Parenting style and academic resilience among pesantren students. Jurnal Konseling Indonesia.

Pargament, K. I. (1997). The psychology of religion and coping. Guilford Press.

Pratiwi, Z. R., & Kumalasari, D. (2021). Parental support and academic resilience among students. Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA, 13(2), 1–10.

Seligman, M. E. P. (2011). Flourish: A visionary new understanding of happiness and well-being. Free Press.

Suprapto, S. A. P. (2018). Religiosity and resilience among Islamic boarding school students. Cognicia: Journal of Psychology.

Tsabitah, A., et al. (2024). Parental involvement and student resilience. Psikodidaktika: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling.

Abdullah, M. W., Hasan, S. R., & Ibrohim, S. (2023). Pengaruh intensitas komunikasi orang tua terhadap resiliensi santri pesantren. Jurnal Riset Hukum Keluarga Islam.

Althaf, T., Tsabitah, N. K., et al. (2024). Hubungan peran orang tua dengan resiliensi akademik siswa pesantren. Jurnal Konseling dan Pendidikan.

Aziz, A., & Sumiati, E. (2025). Analisis pola asuh dan spiritualitas orang tua terhadap resiliensi emosional siswa. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar.

Ayodani, B. T., & Wibowo, D. H. (2022). Dukungan sosial orang tua dan resiliensi akademik siswa SMP selama pembelajaran daring. Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia.

Bronfenbrenner, U. (1979). The ecology of human development. Harvard University Press.

Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2000). The “what” and “why” of goal pursuits: Human needs and self-determination of behavior. Psychological Inquiry, 11(4), 227–268.

Nurkur’ani, N., Tsabitah, A., et al. (2023). Hubungan peran orang tua dengan resiliensi akademik siswa SMA di Kalimantan Barat. Jurnal Konseling Indonesia.

Pargament, K. I. (1997). The psychology of religion and coping. Guilford Press.

Bowlby, J. (1988). A secure base: Parent-child attachment and healthy human development. Basic Books.

Bronfenbrenner, U. (1979). The ecology of human development. Harvard University Press.

Cohen, S., & Wills, T. A. (1985). Stress, social support, and the buffering hypothesis. Psychological Bulletin, 98(2), 310–357. https://doi.org/10.1037/0033-2909.98.2.310

Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2000). The “what” and “why” of goal pursuits: Human needs and self-determination of behavior. Psychological Inquiry, 11(4), 227–268.

Pargament, K. I. (1997). The psychology of religion and coping. Guilford Press.

Seligman, M. E. P. (2011). Flourish: A visionary new understanding of happiness and well-being. Free Press.

Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2019.07.039

Ayodani, B. T., & Wibowo, D. H. (2022). Social support and academic adaptation during online learning. Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia.

Aziz, A., & Sumiati, E. (2025). Analisis pola asuh dan spiritualitas orang tua terhadap resiliensi emosional siswa. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar.

Published

2026-05-23

How to Cite

Novita Maulidya Jalal. (2026). POLA ASUH, KETERLIBATAN ORANG TUA, DAN SPIRITUALITAS TERHADAP RESILIENSI AKADEMIK SANTRI DI PONDOK PESANTREN. Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE), 2(2), 393–403. https://doi.org/10.62567/ijosse.v2i2.2565

Similar Articles

<< < 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.