PERAN PENDIDIKAN AGAMA DAN PKN DALAM MEMBANGUN KESADARAN TOLERANSI ANTAR UMAT BERAGAMA

Authors

  • Tongku Hasonangan Institut Sains Al-Qur’an Syekh Ibrahim Pasir Pengaraian
  • Syamzaimar Institut Sains Al-Qur’an Syekh Ibrahim Pasir Pengaraian

DOI:

https://doi.org/10.62567/ijosse.v2i2.2507

Keywords:

pendidikan agama Islam, pendidikan kewarganegaraan, toleransi, keberagaman, pengembangan karakter, Indonesia, Pancasila

Abstract

Pendidikan memiliki peran yang strategis dan tak tergantikan dalam membentuk individu yang toleran, berpikiran terbuka, dan mampu hidup secara harmonis dalam masyarakat yang majemuk. Dalam konteks bangsa yang pluralistik seperti Indonesia — yang menaungi ratusan kelompok etnis, lebih dari 700 bahasa daerah, dan enam agama yang diakui secara resmi oleh negara — menumbuhkan toleransi antar umat beragama bukan sekadar tujuan pendidikan, melainkan sebuah keharusan nasional. Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PKn) merupakan dua pilar penting yang saling melengkapi dalam upaya tersebut. Pendidikan Agama Islam tidak hanya berfungsi untuk memperkuat keimanan dan praktik ibadah, tetapi juga untuk menanamkan nilai-nilai universal seperti kasih sayang (rahmah), saling menghormati (ihtiram), keadilan ('adalah), dan etika hidup berdampingan secara damai (tasamuh) di antara berbagai komunitas agama. Fondasi ini berpijak pada konsep Islam rahmatan lil 'alamin — rahmat bagi seluruh alam — yang memberikan landasan teologis yang kuat bagi pembentukan karakter toleran dan inklusif. Bersamaan dengan itu, Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) menekankan nilai-nilai kebangsaan, prinsip demokrasi, hak asasi manusia, dan penghormatan mendalam terhadap keberagaman sebagai unsur konstitutif dari identitas kewarganegaraan dan konstitusional Indonesia. Melalui integrasi sistematis nilai-nilai tersebut dalam proses pembelajaran — khususnya melalui pedagogik yang dialogis, reflektif, berbasis proyek, dan pengalaman nyata — peserta didik diharapkan dapat mengembangkan sikap inklusif yang autentik, menghargai dan merayakan perbedaan, serta secara aktif menolak segala bentuk diskriminasi, prasangka, dan intoleransi. Penelitian ini, dengan menggunakan metodologi tinjauan literatur sistematis, mengidentifikasi tiga model integrasi PAI-PKn yang efektif: (1) Pembelajaran Tematik Lintas Pelajaran, (2) Proyek Sosial Kolaboratif, dan (3) Refleksi Teologis-Kewarganegaraan. Temuan penelitian menegaskan bahwa sinergi antara pendidikan agama dan Pendidikan Kewarganegaraan bersifat fundamental dalam membangun kesadaran toleransi yang berkelanjutan dalam masyarakat Indonesia yang pluralistik.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amar, Abu. 2021. Telaah Kritis Atas Kompetensi Toleran Dalam Kurikulum Program Keagamaan Madrsah Aliyah.

Chrisantina, Vita Santa. 2021. “Efektifitas Model Pembelajaran Moderasi Beragama dengan Berbasis Multimedia pada Peserta Didik Madrasah Ibtidaiyah.” Jurnal Edutrained : Jurnal Pendidikan dan Pelatihan 5 (2): 79–92. https://doi.org/10.37730/edutrained.v5i2.155.

Hanafie, Imam, Umar Fauzan, dan Noor Malihah. 2024. “Nilai-nilai Moderasi Beragama dalam Kerangka Berpikir Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran PAI Jenjang SMA pada Kurikulum Merdeka.” Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan 18 (2): 1106. https://doi.org/10.35931/aq.v18i2.3390.

Hidayat, Amal Arifi, Vania Azalia Gunawan, Firda Rachmawati Iragama, dkk. 2023. “Risk factors and clinical characteristics of acute kidney injury in patients with COVID-19: a systematic review and meta-analysis.” Pathophysiology 30 (2): 233–47.

Huda, Miftachul. 2021. “Islamic philosophy and ethics of education: Al-Zarnūjī’s concept of Taʻẓīm in his Ta ‘līm al-Muta ‘allim.” Ulumuna 25 (2): 399–421.

Patih, Ahmad, Acep Nurulah, dan Firman Hamdani. t.t. Upaya Membangun Sikap Moderasi Beragama Melalui Pendidikan Agama Islam dan Pendidikan Kewarganegaraan Pada Mahasiswa Perguruan Tinggi Umum.

Purnomo, Purnomo, dan Putri Irma Solikhah. 2021. “Konsep Dasar Pendidikan Islam Inklusif : Studi Tentang Inklusivitas Islam Sebagai Pijakan Pengembangan Pendidikan Islam Inklusif.” J-PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam 7 (2). https://doi.org/10.18860/jpai.v7i2.13286.

Rabbani, Faqih Firmantara, Kiki Mohammad Iqbal, dan Opik Taupik. t.t. Pendidikan Islam Sebagai sebuah Sistem: Analisis Peran dan Tantangan di Era Globalisasi.

Riyadi, Imam, Edo Arya Prabowo, dan Dzikril Hakim. t.t. Peran Bhinneka Tunggal Ika Dalam Keberagaman Adat Budaya di Indonesia.

Rosyad, Ali Miftakhu, dan Affy Khoiriyah. 2025. Integrasi Nilai-Nilai Islam dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan: Systematical Literature Review. 5 (2).

Sukandarman Sukandarman dan Ainur Rofiq Sofa. 2024. “Harmoni dalam Keberagaman: Toleransi dan Kerukunan Antar Umat Beragama Berdasarkan Al-Qur’an dan Hadits.” Perspektif : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa 2 (4): 128–44. https://doi.org/10.59059/perspektif.v2i4.1870.

Syafruddin, Didin, Ismatu Ropi, Yunita Faela Nisa, dkk. t.t. Hak Cipta© PPIM-UIN Jakarta Diterbitkan pertama kali oleh Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Jakarta. 2018.

Syamzaimar. 2025. Pendidikan Kewarganegaraan, Implementasi Pengamalan Islam. PT. Indragiri Dot Com.

Trisnawati, Nika Fetria, Ruslan Hasyim, Mulyono Mulyono, Arie Anang Setyo, dan M. Fathurrahman Fathurrahman. 2021. “The Effectiveness of Mathematics Learning Using Scientific Approaches Assisted by Powerpoint Media.” Mathematics Education Journal 5 (1).

Widiyanto, Delfiyan, dan Annisa Istiqomah. 2023. “Pendidikan Kewarganegaraan Sebagai Wahana Pendidikan Demokrasi.” Jurnal Pendidikan 32 (1): 1–10. https://doi.org/10.32585/jp.v32i1.2826.

Widodo, D. Setyo, dan Andri Yandi. 2022. “Model kinerja karyawan: kompetensi, kompensasi dan motivasi,(Literature Review MSDM).” Jurnal Ilmu Multidisplin 1 (1): 1–14.

Yani, Muhammad Turhan, Mufarrihul Hazin, dan Yusuf Hanafi. 2023. “Insertion Model of Religious Moderation and National Defence as Efforts to Prevent Radicalism and Communism via Islamic Religious Education Instructions.” Arts Educa 36.

Published

2026-05-23

How to Cite

Tongku Hasonangan, & Syamzaimar. (2026). PERAN PENDIDIKAN AGAMA DAN PKN DALAM MEMBANGUN KESADARAN TOLERANSI ANTAR UMAT BERAGAMA. Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE), 2(2), 233–244. https://doi.org/10.62567/ijosse.v2i2.2507

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.