SUPERVISI ADMINISTRASI PENDIDIKAN

Authors

  • Suheti Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten
  • Eko Wahyu Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten
  • Supardi Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten
  • Agus Gunawan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

DOI:

https://doi.org/10.62567/ijosse.v2i1.1857

Keywords:

supervisi administrasi, manajemen pendidikan, pengawasan sekolah, pembinaan administratif, kualitas pendidikan, e-supervision

Abstract

Supervisi administrasi pendidikan merupakan fungsi manajemen yang esensial dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan di lembaga pendidikan. Artikel ini membahas secara komprehensif tentang konsep, prinsip, ruang lingkup, dan implementasi supervisi administrasi pendidikan. Supervisi administrasi tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme pengawasan, tetapi lebih sebagai upaya kolaboratif untuk pembinaan dan pengembangan kapasitas organisasi pendidikan. Ruang lingkup supervisi mencakup administrasi kurikulum, kesiswaan, kepegawaian, keuangan, sarana prasarana, hubungan masyarakat, dan layanan khusus. Artikel ini menguraikan berbagai pendekatan supervisi (direktif, non-direktif, dan kolaboratif) serta teknik-teknik supervisi yang dapat diterapkan seperti observasi, wawancara, pemeriksaan dokumen, dan workshop. Proses supervisi meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut yang harus dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan. Supervisor dituntut memiliki kompetensi kepribadian, manajerial, supervisi, akademik, sosial, dan digital untuk menjalankan perannya secara efektif. Di era digital, supervisi administrasi mengalami transformasi dengan pemanfaatan e-supervision, big data, dan sistem manajemen sekolah digital. Tantangan yang dihadapi meliputi resistensi terhadap perubahan, keterbatasan sumber daya, kompetensi supervisor yang bervariasi, kompleksitas regulasi, dan budaya organisasi. Supervisi administrasi yang efektif memberikan dampak signifikan terhadap efisiensi organisasi, akuntabilitas publik, penciptaan lingkungan pembelajaran yang kondusif, pengembangan profesional, dan pencapaian standar nasional pendidikan. Keberhasilan supervisi sangat bergantung pada komitmen semua pihak, dukungan kepemimpinan, dan budaya organisasi yang berorientasi pada perbaikan berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arikunto, S. (2004). Dasar-Dasar Supervisi. Jakarta: Rineka Cipta.

Bafadal, I. (2006). Peningkatan Profesionalisme Guru Sekolah Dasar dalam Kerangka Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah. Jakarta: Bumi Aksara.

Bush, T., & Middlewood, D. (2013). Leading and Managing People in Education (3rd ed.). London: SAGE Publications.

Daresh, J. C. (2001). Supervision as Proactive Leadership (3rd ed.). Prospect Heights: Waveland Press.

Engkoswara & Komariah, A. (2010). Administrasi Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Glickman, C. D., Gordon, S. P., & Ross-Gordon, J. M. (2014). Supervision and Instructional Leadership: A Developmental Approach (9th ed.). Boston: Pearson.

Gwynn, J. M. (1961). Theory and Practice of Supervision. New York: Dodd, Mead & Company.

Kemdikbud. (2016). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Mantja, W. (2007). Profesionalisasi Tenaga Kependidikan: Manajemen Pendidikan dan Supervisi Pengajaran. Malang: Elang Mas.

Mulyasa, E. (2007). Manajemen Berbasis Sekolah: Konsep, Strategi, dan Implementasi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Mulyasa, E. (2011). Manajemen dan Kepemimpinan Kepala Sekolah. Jakarta: Bumi Aksara.

Nawawi, H. (1985). Administrasi Pendidikan. Jakarta: Gunung Agung.

Neagley, R. L., & Evans, N. D. (1980). Handbook for Effective Supervision of Instruction (3rd ed.). Englewood Cliffs: Prentice-Hall.

Purwanto, M. N. (2012). Administrasi dan Supervisi Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Robbins, S. P., & Coulter, M. (2016). Management (13th ed.). Boston: Pearson.

Sagala, S. (2010). Supervisi Pembelajaran dalam Profesi Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Sahertian, P. A. (2008). Konsep Dasar dan Teknik Supervisi.

Sahertian, P. A. (2008). Konsep Dasar dan Teknik Supervisi Pendidikan dalam Rangka Pengembangan Sumber Daya Manusia. Jakarta: Rineka Cipta.

Sergiovanni, T. J., & Starratt, R. J. (2007). Supervision: A Redefinition (8th ed.). New York: McGraw-Hill.

Sudjana, N. (2011). Supervisi Pendidikan: Konsep dan Aplikasinya bagi Pengawas Sekolah. Bekasi: Binamitra Publishing.

Suhardan, D. (2010). Supervisi Profesional: Layanan dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran di Era Otonomi Daerah. Bandung: Alfabeta.

Sutisna, O. (1989). Administrasi Pendidikan: Dasar Teoritis untuk Praktek Profesional. Bandung: Angkasa.

Tim Dosen Administrasi Pendidikan UPI. (2014). Manajemen Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Wahjosumidjo. (2010). Kepemimpinan Kepala Sekolah: Tinjauan Teoritik dan Permasalahannya. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Wiles, J., & Bondi, J. (2000). Supervision: A Guide to Practice (5th ed.). Upper Saddle River: Merrill.

Zepeda, S. J. (2012). Instructional Supervision: Applying Tools and Concepts (3rd ed.). New York: Eye on Education.

Published

2026-01-09

How to Cite

Suheti, Eko Wahyu, Supardi, & Agus Gunawan. (2026). SUPERVISI ADMINISTRASI PENDIDIKAN. Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE), 2(1), 404–414. https://doi.org/10.62567/ijosse.v2i1.1857

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.