SISTEM KEWASPADAAN DINI DAN RESPONS (SKDR) PADA KASUS DIARE DI PUSKESMAS SOSIAL PALEMBANG
Keywords:
Diare, KLB, Puskesmas, SKDR, Surveilans EpidemiologiAbstract
Diare merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih menjadi penyebab utama kesakitan, khususnya di negara berkembang. Salah satu upaya pengendalian penyakit diare dilakukan melalui Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR), yang berfungsi untuk mendeteksi peningkatan kasus secara cepat dan memberikan respons segera sebelum terjadi Kejadian Luar Biasa (KLB). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pelaksanaan SKDR di Puskesmas Sosial Palembang, meliputi ketepatan dan kelengkapan laporan, sistem alert, serta tren kasus diare selama periode 20232025. Metode yang digunakan adalah analisis data sekunder dari laporan mingguan SKDR (W2) dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kelengkapan laporan mencapai 100% dan ketepatan waktu pelaporan ≥90%. Sistem alert berjalan dengan baik, ditandai dengan adanya deteksi peningkatan kasus pada minggu tertentu. Tren kasus diare menunjukkan pola fluktuatif, dengan jumlah kasus tertinggi pada tahun 2023 sebanyak 195 kasus, kemudian mengalami penurunan pada tahun 2024 dengan berjumlah 163 kasus dan pada tahun 2025 berjumlah 122 kasus.
Downloads
References
Zein, U. (2004). Diare akut disebabkan bakteri.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ayu Febri Wulanda, Esti Sri Ananingsih, Nafidzah Shabrina, Silvy Fitria, Rizka Monanda, Desta Riani Azalea Putri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












