REKONSTRUKSI SEJARAH BERDIRINYA PESANTREN USWATUN HASANAH DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERKEMBANGAN ISLAM DI WILAYAH MANGKANG

Authors

  • Bunga Fitri Lestari Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Habib Aifan Kamil Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Atina Asnassyifa Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Ika Alief Affifah Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Ilza Fadilatun Nadifa Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • M Rikza Chamami Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

DOI:

https://doi.org/10.62567/ijis.v2i1.1798

Keywords:

Pesantren Uswatun Hasanah, Rekontruksi Sejarah, Peran Pesantren, Perkembangan Islam, Mangkang

Abstract

Penelitian ini bertujuan merekonstruksi secara historis proses berdirinya Pondok Pesantren Uswatun Hasanah di Mangkang serta menganalisis peran dan kontribusinya terhadap perkembangan Islam dan kehidupan sosial-keagamaan masyarakat setempat. Penelitian menggunakan metode sejarah dengan menelusuri latar sosial-keagamaan, peran tokoh pendiri, dinamika kelembagaan, serta pengaruh pesantren terhadap pembentukan tradisi keislaman di wilayah Mangkang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan historis karena fokus kajian adalah rekonstruksi proses berdirinya Pondok. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi, wawancara dengan pengasuh, keluarga pendiri, dan observasi terhadap aktivitas kependidikan dan keagamaan di lingkungan pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pesantren Uswatun Hasanah berkembang dari pondok berbasis tradisional menjadi kompleks pendidikan yang mengintegrasikan pendidikan formal, nonformal, dan kepesantrenan, sekaligus berperan sebagai pusat dakwah, kaderisasi, dan penguatan identitas keagamaan masyarakat Mangkang. Temuan ini menegaskan posisi pesantren sebagai agen penting dalam pembinaan generasi muslim berilmu dan berakhlak serta sebagai motor transformasi sosial-keagamaan di tingkat lokal.​

References

Aisyatun, A. H. (2024). Wawancara mendalam mengenai kesinambungan visi dan pengelolaan Pesantren Uswatun Hasanah. Mangkang, Semarang.

Arifin, I. (2012). Kepemimpinan kyai dalam sistem pengelolaan pesantren. Malang: Aditya Media.

Azra, A. (2012). Pendidikan Islam: Tradisi dan modernisasi di tengah tantangan milenium III. Jakarta: Kencana.

Bruinessen, M. van. (1995). Kitab kuning, pesantren, dan tarekat. Bandung: Mizan.

Dhofier, Zamakhsyari. (2011). Tradisi pesantren: Studi pandangan hidup kyai dan visinya mengenai masa depan Indonesia. Jakarta: LP3ES.

Geertz, Clifford. (1983). Abangan, Santri, Priyayi dalam Masyarakat Jawa. Jakarta: Pustaka Jaya.

Hasbullah. (1999). Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Junaidi, K. (2016). Sistem pendidikan pondok pesantren di Indonesia (suatu kajian sistem kurikulum di Pondok Pesantren Lirboyo). Istawa: Jurnal Pendidikan Islam, 2(2), 95–110.

Mastuhu. (1994). Dinamika sistem pendidikan pesantren. Jakarta: INIS.

Mulyo, R. P. H. (2022). Peran serta kontribusi pondok pesantren dalam catatan sejarah bangsa Indonesia. Jurnal Penelitian Agama, 23(1), 159–174.

Munir, M. (2024). Wawancara mendalam mengenai sejarah dan kepemimpinan Pesantren Uswatun Hasanah. Mangkang, Semarang.

Qomar, M. (2012). Fajar Baru Islam Indonesia. In Fajar Baru Islam Indonesia (p. 286).

Qomar, M. (2012). Fajar baru Islam Indonesia. Tarjih: Jurnal Tarjih dan Pengembangan Pemikiran Islam, 10(2), 273–286.

Rasyid, H. H. (2016). Globalisasi dan pengembangan kultur pesantren di Bangka Belitung. Tawshiyah, 11(2), 1–20.

Published

2026-01-12

How to Cite

Bunga Fitri Lestari, Habib Aifan Kamil, Atina Asnassyifa, Ika Alief Affifah, Ilza Fadilatun Nadifa, & M Rikza Chamami. (2026). REKONSTRUKSI SEJARAH BERDIRINYA PESANTREN USWATUN HASANAH DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERKEMBANGAN ISLAM DI WILAYAH MANGKANG. Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS), 2(1), 114–122. https://doi.org/10.62567/ijis.v2i1.1798

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.