MAKNA PENGALAMAN MAHASISWI PENGGUNA SKINCARE WARDAH BERBASIS SPRITUAL SAFETY (Studi Fenomenologi Pada Mahasiswi International Women University)
DOI:
https://doi.org/10.62567/ijosse.v2i3.3240Keywords:
Fenomenologi Alfred Schutz, Spiritual Safety, Skincare Wardah, Makna Pengalaman, Mahasiswi International Women UniversityAbstract
Penelitian ini bertujuan mengetahui motif mahasiswi International Women University dalam memilih skincare Wardah berbasis spiritual safety, memahami tindakan sosial yang muncul setelah menggunakannya, serta mengungkap makna pengalaman yang mereka rasakan. Penelitian menggunakan paradigma konstruktivisme dengan metode kualitatif dan pendekatan fenomenologi Alfred Schutz. Informan terdiri atas tiga mahasiswi pengguna skincare Wardah yang dipilih secara purposive. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif penggunaan skincare Wardah didasarkan pada kebutuhan fungsional dan spiritual, meliputi kecocokan produk, kehalalan, rasa aman, serta keyakinan terhadap nilai spiritual. Tindakan sosial yang muncul diwujudkan melalui berbagi pengalaman, memberikan rekomendasi, dan membangun komunikasi mengenai pentingnya memilih produk perawatan kulit yang aman, halal, dan sesuai kebutuhan. Makna pengalaman yang diperoleh menunjukkan bahwa penggunaan skincare Wardah dimaknai sebagai bentuk self-care yang menghadirkan rasa aman, ketenangan batin, penghargaan terhadap diri, meningkatkan kepercayaan diri, serta memperkuat interaksi sosial di lingkungan kampus. Penelitian ini menyimpulkan bahwa makna pengalaman mahasiswi pengguna skincare Wardah berbasis spiritual safety merupakan pengalaman merawat diri yang mengintegrasikan aspek fisik, psikologis, sosial, dan spiritual. Penggunaan skincare Wardah dimaknai sebagai sarana menjaga kesehatan kulit, memperoleh ketenangan batin, memperkuat nilai spiritual, dan membangun kepercayaan diri dalam kehidupan sehari-hari.
Downloads
References
Soeprapto.(2022). Metode penelitian kualitatif. Tanggerang Selatan: Universitas Terbuka.Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, danR&D. Bandung : Alfabeta.
Becker, L. (2018). Methodological proposals for the study of consumer experience.
Qualitative Market Research: An International Journal.
Berman, G., Potgieter, A., & Tait, M. (2023). The influence of sensory branding strategies in-store on consumer preference: The South African skincare industry. Journal of Brand Strategy
Creswell, J. W. (2023). Research design: Pendekatan metode kualitatif, kuantitatif dan campuran.
Soeprapto. (2022). Metode penelitian kualitatif. Tanggerang Selatan: Universitas Terbuka.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung : Alfabeta.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). SAGE Publications.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2013). Qualitative Inquiry and Research Design. In Nucl. Phys. (3rd ed., Vol. 13, Issue 1). SAGE Publications.
Rakhmawati, Y. (2019). Metode Penelitian Komunikasi. In Simbiosa Rekatama Media (Vol. 1).
Sugiyono. (2013). METODE PENELITIAN KUANTITATIF, KUALITATIF, DAN R&D (19th ed.).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Amiraisya Mujahidah, Hamidah, Fitri Annisa Rachmah, Affan Neskisyah Ramadhan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

















