PERAN KESADARAN SPIRITUAL DAN ETIKA LINGKUNGAN DALAM PENGELOLAAN SAMPAH DI PANTAI MARTHAFONS

Authors

  • Rita J D Atarwaman Universitas Pattimura
  • Zahra Universitas Pattimura
  • Veni Adriana Nusaaly Universitas Pattimura
  • Riska Salsa Billah Universitas Pattimura
  • Najla Nazia Rumodar Universitas Pattimura
  • Dira Rahmadani Universitas Pattimura
  • Rafika Eka Devi Efendi Universitas Pattimura
  • Rahel Falensya Taniwel Universitas Pattimura

DOI:

https://doi.org/10.62567/ijosse.v2i2.2788

Keywords:

Etika Lingkungan, Kesadaran Spiritual, Pantai Marthafons, Pengelolaan Sampah, Sampah Pesisir

Abstract

Penumpukan sampah di kawasan wisata pesisir masih menjadi permasalahan lingkungan yang serius karena berdampak terhadap kualitas ekologi, kesehatan masyarakat, kenyamanan pengunjung, dan keberlanjutan aktivitas wisata lokal. Pantai Marthafons yang terletak di Desa Poka, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, merupakan salah satu kawasan wisata pesisir yang menghadapi persoalan sampah secara berulang akibat aktivitas pengunjung, limbah rumah tangga, serta sampah kiriman yang terbawa arus laut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kesadaran spiritual dan etika lingkungan dalam membentuk perilaku masyarakat terhadap pengelolaan sampah di Pantai Marthafons. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan wawancara semi-terstruktur dengan informan kunci yang memahami kondisi lingkungan pantai. Data dianalisis melalui reduksi data, klasifikasi temuan, interpretasi, dan penarikanklasifikasi temuan, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran spiritual mendorong sebagian masyarakat memandang pelestarian lingkungan sebagai tanggung jawab moral dan religius terhadap ciptaan Tuhan. Etika lingkungan juga memperkuat kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan berpartisipasi dalam kegiatan pembersihan pantai. Namun, pengelolaan sampah masih terkendala oleh keterbatasan fasilitas, partisipasi masyarakat yang belum merata, serta sampah kiriman dari arus laut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kesadaran spiritual dan etika lingkungan dapat menjadi modal sosial penting dalam memperkuat pengelolaan sampah pesisir secara berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Chiras, D. D. (2016). Environmental science. Jones & Bartlett Learning.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Keraf, A. S. (2010). Etika lingkungan hidup. Kompas.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Palmer, C. (2018). Environmental ethics. In E. N. Zalta (Ed.), The Stanford Encyclopedia of Philosophy. Metaphysics Research Lab, Stanford University.

Patton, M. Q. (2015). Qualitative research and evaluation methods (4th ed.). SAGE Publications.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

UNEP. (2021). From pollution to solution: A global assessment of marine litter and plastic pollution. United Nations Environment Programme.

Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). SAGE Publications.

Published

2026-05-31

How to Cite

Atarwaman, R. J. D., Zahra, Z., Nusaaly, V. A., Billah, R. S., Rumodar, N. N., Rahmadani, D., … Taniwel, R. F. (2026). PERAN KESADARAN SPIRITUAL DAN ETIKA LINGKUNGAN DALAM PENGELOLAAN SAMPAH DI PANTAI MARTHAFONS. Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE), 2(2), 962–969. https://doi.org/10.62567/ijosse.v2i2.2788

Similar Articles

<< < 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)