KONTRIBUSI HENRICUS LEVEN UNTUK KEHIDUPAN MISIONE

Authors

  • Yoseph Nakuman Lolan Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka
  • Dionisius Hilaris Nangareja Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka

DOI:

https://doi.org/10.62567/ijosse.v2i1.2235

Keywords:

Kontribusi,Henricus Leven,Kehidupan,Misioner

Abstract

Artikel ini mengkaji kontribusi Henricus Leven dalam pengembangan kehidupan misioner, khususnya dalam konteks misi Katolik. Henricus Leven dikenal sebagai tokoh yang memberikan sumbangan signifikan terhadap spiritualitas dan metodologi karya misi melalui pendekatannya yang menekankan inkarnasi nilai-nilai Injil dalam konteks local. Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana Leven mengintegrasikan pemahaman teologis dengan praktik pastoral yang kontekstual, menciptakan model misi yang tidak hanya berfokus pada evangelisasi tetapi juga pada pemberdayaan komunitas lokal. Kontribusinya meliputi pengembangan strategi pendampingan yang menghormati budaya setempat, pembentukan komunitas basis yang mandiri, serta penekanan pada dimensi sosial dari pewartaan Injil. Leven juga dikenal karena pendekatan dialogisnya yang mempromosikan perjumpaan autentik antara pewarta dan penerima kabar gembira, menghindari sikap paternalistik yang sering mewarnai karya misi pada masa tersebut. Visinya tentang gereja lokal yang berakar kuat dalam realitas sosio-kultural masyarakat setempat telah memberikan inspirasi bagi generasi misionaris berikutnya. Artikel ini menyimpulkan bahwa warisan Henricus Leven tetap relevan bagi pembaruan metodologi misi kontemporer, terutama dalam konteks dialog antarbudaya dan inkulturasi yang menjadi tantangan gereja modern.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Boelaars, H. (1991).Indonesianisasi: Dari Gereja Katolik di Indonesia menjadi Gereja Katolik Indonesia Yogyakarta

End, Th. van den. (2001).Ragi Cerita 2: Sejarah Gereja di Indonesia 1860an-Sekarang. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Hasto Rosariyanto, F. (2015). "Monsinyur Henricus Leven SVD: Pemimpin Gereja dan Pendidik Umat di Flores.Jurnal Sejarah Gereja Indonesia,4(2), 123-145.

Leven, H. (1935). Sinode Ndona: Keputusan-keputusan Pastoral untuk Vikariat Apostolik Kepulauan Sunda Kecil. Ende: Percetakan Arnoldus.

Steenbrink, K. (2007). Catholics in Indonesia 1808-1942: A Documented History, Volume 2: The Spectacular Growth of a Self Confident Minority, 1903-1942. Leiden: KITLV Press.

SVD (Society of the Divine Word). (1953). "In Memoriam: Bishop Henricus Leven, SVD (1883-1953)". Verbum SVD, 4(3), 234-241.

Webb, R.A.F.P. (1986). "The Sickle and the Cross: Christians and Communists in Bali, Flores,Sumba and Timor, 1965-67". Journal of Southeast Asian Studies, 17(1), 94-112.

Widyatmadja, J.P. (2008). Yesus dan Wong Cilik: Praksis Diakonia Transformatif dan Teologi Rakyat di Indonesia*. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Published

2026-01-31

How to Cite

Yoseph Nakuman Lolan, & Dionisius Hilaris Nangareja. (2026). KONTRIBUSI HENRICUS LEVEN UNTUK KEHIDUPAN MISIONE. Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE), 2(1), 1176–1182. https://doi.org/10.62567/ijosse.v2i1.2235

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.