REFELEKSI SPIRITUALITAS DALAM HIDUP HENDRIKUS LEVEN DAN MAKNA SALIB SPIRITUALITAS

Authors

  • Paskalianus Suku Bahon Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka
  • Maria Revliana Marjen Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka

DOI:

https://doi.org/10.62567/ijosse.v2i1.2186

Keywords:

Hidup Hendikus Leven, Makna salib, Refleksi spiritualitas

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis refleksi spiritualitas dalam hidup Hendrikus Leven dengan fokus pada pemaknaan salib dan relevansinya terhadap kehidupan rohani sehari-hari. Pendekatan kualitatif digunakan untuk menggali pengalaman spiritual dan interpretasi personal Hendrikus mengenai salib sebagai simbol pengorbanan, harapan, dan transformasi hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna salib dalam hidup Hendrikus tidak hanya dipahami sebagai simbol religius, tetapi juga sebagai pedoman hidup yang menuntunnya dalam menghadapi penderitaan, membangun relasi dengan Tuhan, serta menghayati panggilan pelayanan. Penelitian ini menegaskan pentingnya spiritualitas salib dalam membentuk karakter Kristiani yang autentik, tangguh, dan penuh pengharapan. Lebih jauh, penelitian ini menemukan bahwa penghayatan spiritualitas salib mendorong Hendrikus untuk mengembangkan sikap kerendahan hati, kepekaan terhadap sesama, serta keteguhan hati dalam menjalani pergumulan batin maupun tantangan hidup. Spiritualitas salib baginya menjadi sumber kekuatan moral dan motivasi untuk terus memperbarui diri dalam terang kasih Kristus. Temuan ini menegaskan bahwa spiritualitas salib memiliki peran penting dalam membentuk karakter Kristiani yang autentik, tangguh, penuh pengharapan, serta mampu memaknai penderitaan bukan sebagai beban, tetapi sebagai kesempatan untuk bertumbuh dalam kasih dan pelayanan. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi bagi pemahaman teologis tentang peran salib dalam proses pendewasaan iman dan pembentukan spiritualitas personal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Underhill, Evelyn. Mysticism: A Study of the Nature and Development of Man’s Spiritual Consciousness. London: Methuen, 1911.

2. Tillich, Paul. Systematic Theology. 3 vol. Chicago: University of Chicago Press, 1951–1963.

3. Merton, Thomas. The Seven Storey Mountain. Harcourt, 1948.

4. Schneiders, Sandra M. The Study of Christian Spirituality: Contours and Dynamics of a Discipline. Christian Spirituality Bulletin 6/1 (Spring 1998): 1–3.

5. Downey, Michael. Understanding Christian Spirituality. Mahwah, NJ: Paulist Press, 1997

Hardawiryana, R. (2018). Spiritualitas Kristiani. JakartaJohn Paulus II. (1984). Salvifici Doloris: Tentang Makna Kristiani dari Penderitaan Manusia. Vatikan: Libreria Editrice Vaticana.

Rahner, K. (1998). Dasar-Dasar Iman Kristiani.

Schneiders, S. (2003). Spiritualitas dalam Dunia Akademik. Theological Studies, 50(4), 676–697.Wilfred, F. (2017). Salib dan Kehidupan Kristiani. Bangalore: ATC Publishers.

Published

2026-01-31

How to Cite

Paskalianus Suku Bahon, & Maria Revliana Marjen. (2026). REFELEKSI SPIRITUALITAS DALAM HIDUP HENDRIKUS LEVEN DAN MAKNA SALIB SPIRITUALITAS. Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE), 2(1), 839–844. https://doi.org/10.62567/ijosse.v2i1.2186

Similar Articles

<< < 1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.