MEMBANGUN JATI DIRI BANGSA SINERGI ANTARA KEARIFAN LOKAL DAN PANCASILA DALAM PENDIDIKAN KAUM MUDA
DOI:
https://doi.org/10.62567/ijosse.v2i1.2132Keywords:
Membangun jati diri bangsa Indonesia, sinergi, kearifan lokal, Pancasila, pendidikan kaum mudaAbstract
Pancasila sebagai dasar negara Indonesia bukan hanya fondasi ideologis, tetapi juga pedoman moral dan spiritual bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Dalam era globalisasi yang sarat dengan arus modernisasi dan budaya luar, nilai nilai pancasila seringkali mengalami degradasi dalam kehidupan kaum muda. Oleh karena itu, perlu dilakukan revitalisasi nilai nilai pancasila melalui sinergi dengan kearifan lokal yang hidup di tengah masyarakat Indonesia. Artiel ini membahas pentingnya sinergi antara pancasila dan kearifan lokal dalam membangun jati diri bangsa melalui pendidikan kaum muda. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis literatur dan studi kasus. Hasil pembahasan menunjukan bahwa integrasi nilai-niai lokal seperti gotong royong, musyawarah, toleransi dan tanggung jawab sosial dalam pendidikan dapat memperkuat pemahaman pancasila di kalangan generasi muda. Dengan demikian, pendidikan berbasis kearifan lokal dan pancasila dapat menjadi strategi efektif dalam membentuk karakter bangsa yang kuat, berakar pada budaya, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Downloads
References
BPIP. (2020). Pedoman Penguatan Ideologi Pancasila. Jakarta.
Dewantara, K. H. (1938). Bagian Pertama Pendidikan. Yogyakarta.
Mahmud, A. (2014). Kearifan Lokal dalam Pendidikan. Bandung.
Suryadi, A, (2017). Pendidikan Karakter Berbasis Budaya. Bandung.
Kartodirdjo, S. (1993). Kebudayaan dan Identitas Nasional. Jakarta.
Sibarani, R. (2013). Kearifan Lokal: Hakikat, Peran, dan Metode Kajian. Jakarta.
Kaelan. (2016). Pendidikan Pancasila. Yogyakarta.
https://paradigmapublisher.com
Soekarno. (1965). Pidato-pidato Perjuangan. Jakarta.
Hidayat, R. (2015). Pancasila dan Budaya Indonesia. Bandung.
Lukman. (2018). Pendidikan Nasional dan Identitas Bangsa. Jakarta.
Adisusilo, S. (2013). Pembelajaran Nilai Karakter: Konstruktivisme dan VCT sebagai Inovasi Pendekatan Pembelajaran Afetif. Jakarta.
Azra, A. (2016). Transformasi Pendidikan Islam: Menggagas Paradigma Baru Pendidikan Islam Integratif Indonsia. Jakarta.
Budimansyah, D. & Suryadi, K. (2019). Pendidikan Karakter Berbasis Pancasila. Bandung.
Departemen Pendidikan Nasional. (2010). Penguatan Pendidikan Karakter Bangsa. Jakarta.
Geertz, C. (1973). The Interpretation od Cultures. New York.
Gunawan, H. (2017). Pendidikan Karakter: Konsep dan Implementasi. Bandung.
Koesoema, D. (2015). Pendidikan Karakter: Strategi Mendidik Anak di Zaman Global. Jakarta.
Moleong, L. J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung.
Muslich, M. (2011). Pendidikan Karakter: Menjawab Tantangan Krisis Multidimensional. Jakarta.
Nurhadi, M. (2020). Sinergi Kkearifan Lokal dan Pendidikan Nasional dalam Membentuk karakter Bangsa. Surabaya.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nelci Halla, Ignasius Febryanto Ipi Dawan, Theodora Antonia Jawa Wain

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













