HUBUNGAN KEHADIRAN BAYI DI POSYANDU DENGAN STATUS GIZI BAYI DI DESA SEMBUNG

Authors

  • Veronika Maga Murri Universitas Bali Dwipa

Keywords:

BB/U, BB/PB, Fisher’s Exact Test, Kehadiran Posyandu, PB/U, Status Gizi Bayi

Abstract

Masalah gizi bayi masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat karena berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan kualitas hidup di masa depan. Posyandu merupakan fasilitas kesehatan berbasis masyarakat yang berperan penting dalam memantau pertumbuhan dan perkembangan bayi secara rutin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kehadiran bayi di Posyandu dengan status gizi bayi di Desa Sembung.Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan sampel sebanyak 39 bayi usia 0–12 bulan, yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Variabel yang diteliti meliputi kehadiran bayi di Posyandu sebagai variabel independen dan status gizi berdasarkan indikator BB/U, PB/U, dan BB/PB sebagai variabel dependen. Data dikumpulkan melalui observasi KMS/KIA, wawancara, serta pengukuran antropometri. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji Fisher’s Exact Test karena lebih dari 50% sel memiliki nilai harapan <5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar bayi hadir secara rutin di Posyandu (84,6%). Status gizi bayi secara umum berada dalam kategori baik, dengan 92,3% bayi memiliki status gizi normal berdasarkan BB/U, 94,8% berdasarkan PB/U, dan 87,1% berdasarkan BB/PB. Meskipun secara deskriptif bayi yang rutin hadir di Posyandu menunjukkan proporsi status gizi normal yang lebih tinggi, hasil uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kehadiran bayi di Posyandu dengan status gizi berdasarkan BB/U (p = 0,403), PB/U (p > 0,05), maupun BB/PB (p > 0,05) Kesimpulan penelitian ini tidak terdapat hubungan signifikan antara kehadiran bayi di Posyandu dengan status gizi bayi pada seluruh indikator gizi yang diuji. Meskipun demikian, pemantauan rutin tetap penting sebagai upaya deteksi dini masalah gizi dan pencegahan gangguan pertumbuhan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alamsyah, A., Siregar, P. A., & Lubis, Z. (2022). Faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas posyandu dalam peningkatan status gizi balita. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 17(3), 145–152.

Beal, T., Tumilowicz, A., Sutrisna, A., Izwardy, D., & Neufeld, L. M. (2018). A review of child stunting determinants in Indonesia. Maternal & Child Nutrition, 14(4), e12617. https://doi.org/10.1111/mcn.12617

BKKBN. (2022). Laporan indikator kinerja utama BKKBN tahun 2022. Jakarta: Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional.

BKKBN. (2022). Peran posyandu dalam pemantauan kesehatan balita. Jakarta: Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional.

Black, R. E., Victora, C. G., Walker, S. P., Bhutta, Z. A., Christian, P., de Onis, M., & Uauy, R. (2021). Maternal and child undernutrition and overweight in low-income and middle-income countries. The Lancet, 397(10273), 243–260. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(21)00206-2

Depkes RI. (2022). Pedoman penyelenggaraan posyandu. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Fitriani, A., & Kusumawati, E. (2022). Pengaruh pengetahuan ibu dan dukungan keluarga terhadap kunjungan posyandu. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak, 10(2), 45–52.

Handayani, S. (2023). Faktor yang mempengaruhi kehadiran ibu di posyandu. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(2), 120–135.

Indrasari, M. (2019). Hubungan imunisasi dasar dengan status gizi balita. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(2), 45–52.

Kemenkes RI. (2020). Pedoman pemantauan tumbuh kembang balita di posyandu. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kemenkes RI. (2021). Pedoman gizi seimbang untuk balita. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kemenkes RI. (2021). Pedoman umum posyandu. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kemenkes RI. (2021). Petunjuk teknis pengelolaan posyandu tahun 2021. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kemenkes RI. (2021). Profil kesehatan Indonesia tahun 2021. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kemenkes RI. (2022). Pedoman pelaksanaan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu). Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kemenkes RI. (2022). Profil kesehatan Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kundu, S., Al Banna, M. H., Sayeed, A., Sultana, M. S., Brazendale, K., Harris, J., & Mondal, D. (2022). Maternal education and child nutritional status in Bangladesh: A systematic review and meta-analysis. PLoS ONE, 17(5), e0268578.

Kusharto, C. M., & Supariasa, I. D. N. (2014). Survei konsumsi gizi. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Lee, J. W., Lee, M., & Lee, J. (2021). The impact of maternal age on child nutrition and health outcomes: A systematic review. Journal of Global Health, 11, 04006.

Lestari, A. D., Rahmawati, N., & Sari, D. (2023). Hubungan keaktifan ibu di posyandu dengan status gizi bayi. Jurnal Gizi Indonesia, 12(1), 15–22.

Lestari, A. D., Sutanto, R., & Wijayanti, S. (2023). Hubungan keaktifan ibu dalam kegiatan Posyandu dengan status gizi balita. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 18(2), 123–130.

Mugo, N. S., Dibley, M. J., & Agho, K. E. (2023). Quality of community health services and child nutritional status in Kenya: A cross-sectional study. BMC Public Health, 23(1), 456.

Notoatmodjo, S. (2012). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S. (2020). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Nugroho, F., Sari, M., & Pratama, A. (2023). Pengaruh pengetahuan dan keaktifan ibu menghadiri Posyandu terhadap status gizi balita. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 15(1), 45–52.

Nugroho, R., Handayani, S., & Putra, F. (2023). Peran pengetahuan ibu dalam kunjungan posyandu dan dampaknya terhadap status gizi bayi. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 18(3), 201–210.

Nurdiana, I., Saputri, M., & Alfiansyah, D. (2023). Peran waktu luang ibu dan dukungan keluarga terhadap pemantauan tumbuh kembang balita. Jurnal Ilmu Kesehatan, 9(1), 55–63.

Nurdin, S., Amalia, R., & Hasanah, U. (2019). Keaktifan ibu dalam kunjungan posyandu terhadap status gizi balita. Jurnal Kesehatan Komunitas, 7(2), 112–119.

Nurhidayah, R., & Putri, A. (2023). Pemantauan pertumbuhan dan risiko penyimpangan gizi pada balita. Jurnal Gizi Terapan, 5(2), 66–74.

Nurjanah, S., Widodo, S., & Handayani, R. (2020). Hubungan usia ibu dengan partisipasi dalam kegiatan posyandu. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 15(3), 112–118.

Nursari, M., Widyastuti, A., & Pramesti, D. (2023). Keteraturan kunjungan posyandu dengan panjang badan bayi. Jurnal Stunting dan Pertumbuhan Anak, 4(1), 33–40.

Permenkes RI No. 2 Tahun 2020 tentang Standar Antropometri Anak. (2020). Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Putri, R., & Hidayat, T. (2021). Perbedaan risiko stunting berdasarkan jenis kelamin anak: Tinjauan epidemiologis. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 7(2), 95–104.

Putri, V., Anggraini, N., & Yusuf, R. (2021). Pemantauan status gizi melalui kunjungan posyandu dan risiko wasting pada balita. Jurnal Gizi Masyarakat, 9(3), 144–152.

Rahayu, D., Santoso, A., & Melani, P. (2021). Hubungan kehadiran posyandu dan status gizi balita. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 11(2), 78–85.

Rahmadani, S., Wibowo, A., & Lestari, P. (2022). ASI eksklusif dan perannya pada pertumbuhan bayi usia 0–6 bulan. Jurnal Gizi Klinis, 14(2), 88–96.

Rahman, A., Abdullah, R., & Yusuf, M. (2023). Relationship between community health post visits and child nutrition outcomes: A systematic review. International Journal of Public Health, 68(1), 112–124.

Rahmawati, D. (2020). Faktor–faktor yang berhubungan dengan status gizi balita. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 8(1), 12–20.

Rahmawati, E., & Puspitasari, D. (2019). Hubungan kehadiran balita ke Posyandu dengan status gizi balita. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 14(2), 120–127.

Rahmawati, N. (2020). Pengaruh budaya terhadap kehadiran ibu di Posyandu. Jurnal Sosial dan Kesehatan, 10(3), 75–90.

Rahmawati, S., & Puspitasari, E. (2019). Frekuensi kunjungan posyandu dan dampaknya pada status gizi balita. Jurnal Public Health Research, 3(4), 211–219.

Rosha, B. C., Hardinsyah, & Baliwati, Y. F. (2020). Faktor risiko status gizi kurang dan gizi lebih pada balita di Indonesia. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 16(2), 146–156. https://doi.org/10.30597/mkmi.v16i2.9038

Rukmana, A., & Lestari, W. (2023). Kualitas layanan posyandu dan keberhasilan program gizi tingkat desa. Jurnal Kebijakan Kesehatan, 7(1), 1–10.

Sari, D. (2022). Peran kader posyandu dalam meningkatkan partisipasi ibu balita. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 18(1), 45–60.

Sari, S. (2021). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kunjungan ibu balita ke Posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Banjarbaru Selatan Tahun 2021. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(2), 256–262.

Sherly Apriliani, S., Rachmawati, A., & Hidayati, N. (2022). Hubungan frekuensi kunjungan ke Posyandu dengan status gizi balita di Wilayah Kerja Puskesmas Hulu Palik Tahun 2022. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 13(1), 45–53.

Sihotang, T., Rahayu, A., & Simanjuntak, L. (2017). Faktor yang memengaruhi kunjungan posyandu pada balita. Jurnal Keperawatan Komunitas, 5(1), 25–32.

Siregar, R., & Lubis, R. (2021). Analisis kinerja kader dalam pelayanan 5 meja di Posyandu. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(2), 85–92.

Supariasa, I. D. N. (2014). Penilaian status gizi. Jakarta: EGC.

Supariasa, I. D. N., Bakri, B., & Fajar, I. (2016). Penilaian status gizi (Edisi 2). Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Suryani, L., Fitriani, N., & Handayani, R. (2020). Determinant factors of mother's visit to Posyandu for toddlers. Jurnal Keperawatan, 11(1), 45–53.

Susanti, S., Andriani, L., & Mulyani, P. (2021). Asupan energi dan protein harian sebagai faktor dominan status gizi balita. Jurnal Kesehatan Gizi, 3(2), 56–64.

UNICEF. (2021). Child nutrition report. New York: UNICEF.

UNICEF. (2021). Kerangka kerja konseptual UNICEF tentang faktor penentu gizi ibu dan anak. New York: United Nations Children's Fund.

UNICEF. (2022). The state of the world's children 2022: Nutrition for every child. New York: United Nations Children's Fund.

UNICEF. (2023). State of the world's children: Nutrition for every child. New York: United Nations Children's Fund.

UNICEF Indonesia. (2023). Improving child health through community-based services: The role of Posyandu. Jakarta: UNICEF Indonesia.

Utami, R., Widyaningsih, R., & Lestari, N. (2022). Keteraturan kunjungan posyandu dalam menurunkan risiko gizi kurang pada balita. Indonesian Journal of Nutrition, 11(1), 22–30.

Utami, R., Wirawan, D., & Setyawati, R. (2021). Peran ibu rumah tangga terhadap pemantauan tumbuh kembang anak. Jurnal Pengabdian Kesehatan, 5(2), 123–131.

Victora, C. G., Christian, P., Vidaletti, L. P., Gatica-Domínguez, G., Menon, P., & Black, R. E. (2021). Revisiting maternal and child undernutrition in low-income and middle-income countries. The Lancet, 397(10273), 499–512. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(21)00390-0

WHO. (2020). Child growth standards. Geneva: World Health Organization.

WHO. (2020). Malnutrition fact sheet. Geneva: World Health Organization.

WHO. (2020). Strengthening community health systems: Guidelines for integrated service delivery. Geneva: World Health Organization.

WHO. (2021). Child growth standards. Geneva: World Health Organization.

WHO. (2021). Malnutrition. Geneva: World Health Organization.

WHO. (2023). Guideline for complementary feeding of infants and young children 6–23 months of age. Geneva: World Health Organization.

Wulandari, D., & Fitri, N. (2022). Pengaruh tingkat pendidikan ibu terhadap pengetahuan gizi dan status gizi balita. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 10(1), 32–40.

Yuliani, R., & Prasetyo, B. (2023). Hubungan ASI eksklusif dengan status gizi bayi usia 0–6 bulan. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak, 12(1), 45-53

Published

2026-06-01

How to Cite

Veronika Maga Murri. (2026). HUBUNGAN KEHADIRAN BAYI DI POSYANDU DENGAN STATUS GIZI BAYI DI DESA SEMBUNG. Indonesian Journal of Health and Psychology (IJOHAP), 2(1), 44–58. Retrieved from https://e-jurnal.jurnalcenter.com/index.php/ijohap/article/view/2529

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.