AL-QUR’AN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI PONDOK CABE UDIK (Pendekatan dan Praktik)

Authors

  • Ziyad Ulhaq Institut Ilmu al-Qur’an (IIQ) Jakarta
  • Samsul Ariyadi Institut Ilmu al-Qur’an (IIQ) Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.62567/jpi.v2i1.1244

Keywords:

Alquran, Pemberdayaan Masyarakat, Pondok Cabe Udik, Ekonomi, Keterampilan

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran prinsip-prinsip Alquran dalam proses pemberdayaan masyarakat di Pondok Cabe Udik. Dengan mengintegrasikan analisis konten kitab suci Alquran dan data lapangan yang diperoleh selama periode Januari 2022 hingga Desember 2022, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengeksplorasi kontribusi yang diberikan oleh teks-teks keagamaan dalam membentuk kerangka kerja sosial dan ekonomi di wilayah tersebut. Dalam konteks pemberdayaan masyarakat, penekanan pada nilai-nilai Alquran seperti keadilan, solidaritas, dan tanggung jawab sosial menjadi vital. Prinsip-prinsip ini tidak hanya berfungsi sebagai pedoman moral, tetapi juga sebagai motor penggerak dalam berbagai inisiatif yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat. Misalnya, melalui program berbasis komunitas yang merangkul visi pembangunan berkelanjutan, masyarakat di Pondok Cabe Udik telah berhasil mengimplementasikan proyek pengentasan kemiskinan yang align dengan ajaran Alquran.

Melalui pendekatan partisipatif, penelitian ini juga mengungkap bagaimana masyarakat tempatan mengambil inspirasi dari ajaran Alquran dalam praktik kehidupan sehari-hari, menciptakan suasana saling membantu dan berbagi sumber daya. Misalnya, kelompok-kelompok masyarakat yang dibentuk untuk mendukung usaha mikro kecil menengah (UMKM) didasari oleh kebersamaan yang diajarkan dalam ajaran Islam, yang mendukung individu dalam memperkuat kapasitas ekonomi mereka. Hal ini menunjukkan bahwa teks-teks suci tidak hanya dibaca, tetapi juga diterapkan secara praktis, memberikan semangat kolektif untuk mencapai pertumbuhan sosial dan ekonomi. Oleh karena itu, penelitian ini tidak hanya berfokus pada analisis kandungan Alquran, tetapi juga menganalisis interaksi yang dinamis antara aspek keagamaan dan kehidupan masyarakat. Hasil dari kajian ini diharapkan dapat menjadi referensi penting bagi penelitian-penelitian selanjutnya serta bagi pengambil kebijakan untuk merumuskan strategi pemberdayaan yang lebih efektif, berbasis padanilai-nilai spiritual yang terintegrasi dengan kebutuhan dan aspirasi lokal. 

References

Azra, A. (2012). Islam dalam Konteks Pembangunan di Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Qardhawi, Y. (2003). Pemberdayaan Islam: Teori dan Praktik. Kuala Lumpur: Islamic Publications.

Rahman, M. (2010). Empowerment melalui Nilai Agama dalam Komunitas Desa. Jurnal Studi Sosial Islam, 5(2), 157-175.

Sinurat, A. (2015). Pemberdayaan Masyarakat melalui Pesan-Pesan Alquran. Jurnal Pemberdayaan Sosial, 6(3), 342-360.

Published

2026-01-04

How to Cite

Ziyad Ulhaq, & Samsul Ariyadi. (2026). AL-QUR’AN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI PONDOK CABE UDIK (Pendekatan dan Praktik). Jurnal Pengabdian Indonesia (JPI), 2(1), 13–23. https://doi.org/10.62567/jpi.v2i1.1244

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.