OPTIMALISASI PARTISIPASI MASYARAKAT MELALUI STRATEGI PEMERINTAH DALAM PEMBANGUNAN DESA DI KECAMATAN MOOTILANGO

Authors

  • Nurfadila Nabu Universitas Negeri Gorontalo
  • Rusli Isa Universitas Negeri Gorontalo
  • Raihan Hanasi Universitas Negeri Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.62567/ijosse.v2i3.3399

Keywords:

Strategi Pemerintah, Partisipasi Masyarakat, Pembangunan Desa, Strategi Organisasi, Strategi Program, Sumber Daya, Kelembagaan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis strategi Pemerintah Kecamatan Mootilango dalam meningkatkan partisipasi masyarakat pada pembangunan desa berdasarkan empat dimensi strategi menurut Kotten (2006), yaitu strategi organisasi, strategi program, strategi pendukung sumber daya, dan strategi kelembagaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Pemerintah Kecamatan Mootilango dalam meningkatkan partisipasi masyarakat telah dilaksanakan dan cukup mampu mendukung keterlibatan masyarakat, tetapi belum sepenuhnya optimal. Pada dimensi strategi organisasi, arah pembangunan ditetapkan dengan mengacu pada visi dan misi daerah, kebutuhan masyarakat, aspirasi desa, prioritas pembangunan, dan kemampuan anggaran melalui koordinasi serta forum musyawarah. Pada dimensi strategi program, pemerintah menyusun dan melaksanakan program berdasarkan kebutuhan masyarakat, meliputi pembangunan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, gotong royong, dan kegiatan sosial kemasyarakatan, dengan melibatkan masyarakat sejak tahap perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, hingga evaluasi. Pada dimensi strategi pendukung sumber daya, pemerintah melakukan pembinaan dan peningkatan kapasitas aparatur serta masyarakat, mengelola anggaran berdasarkan skala prioritas, menyediakan sarana pendukung, serta memanfaatkan komunikasi langsung dan media digital untuk menyampaikan informasi pembangunan. Pada dimensi strategi kelembagaan, partisipasi diperkuat melalui koordinasi dan kerja sama antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, BPD, lembaga kemasyarakatan, tokoh masyarakat, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya. Namun, pelaksanaan strategi masih menghadapi keterbatasan anggaran, kapasitas sumber daya manusia, sarana dan prasarana, akses informasi dan teknologi, belum meratanya kehadiran dan kesadaran masyarakat, serta perlunya penguatan komunikasi dan koordinasi antarlembaga.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andrews, R., Boyne, G. A., & Walker, R. M. (2006). Strategy Content and Organizational Performance: An Empirical Analysis. Public Administration Review, 66(1), 52–63. https://doi.org/10.1111/j.1540-6210.2006.00555.x

Ansell, C., & Gash, A. (2008). Collaborative Governance in Theory and Practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(4), 543–571. https://doi.org/10.1093/jopart/mum032

Bryson, J. M. (2018). Strategic Planning for Public and Nonprofit Organizations: A Guide to Strengthening and Sustaining Organizational Achievement. 5th ed. Hoboken, NJ: John Wiley & Sons.

Bryson, J. M., Crosby, B. C., & Bloomberg, L. (2014). Public Value Governance: Moving Beyond Traditional Public Administration and the New Public Management. Public Administration Review, 74(4), 445–456. https://doi.org/10.1111/puar.12238

Bryson, J. M., Crosby, B. C., & Stone, M. M. (2006). The Design and Implementation of Cross-Sector Collaborations: Propositions from the Literature. Public Administration Review, 66(S1), 44–55. https://doi.org/10.1111/j.1540-6210.2006.00665.x

Chandler, A. D., Jr. (1962). Strategy and Structure: Chapters in the History of the Industrial Enterprise. Cambridge, MA: MIT Press.

Cohen, J. M., & Uphoff, N. T. (1980). Participation's Place in Rural Development: Seeking Clarity through Specificity. World Development, 8(3), 213–235. https://doi.org/10.1016/0305-750X(80)90011-X

Conyers, D. (1994). Perencanaan Sosial di Dunia Ketiga. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

David, F. R., & David, F. R. (2020). Strategic Management: A Competitive Advantage Approach, Concepts and Cases. 17th ed. Pearson.

Davis, K. (1977). Human Behavior at Work: Organizational Behavior. 5th ed. New York: McGraw-Hill.

Hunger, J. D., & Wheelen, T. L. (2012). Strategic Management and Business Policy: Toward Global Sustainability. 13th ed. Upper Saddle River, NJ: Pearson.

Osborne, S. P. (2006). The New Public Governance?. Public Management Review, 8(3), 377–387. https://doi.org/10.1080/14719030600853022

Poister, T. H., Pitts, D. W., & Edwards, L. H. (2010). Strategic Management Research in the Public Sector: A Review, Synthesis, and Future Directions. The American Review of Public Administration, 40(5), 522–545. https://doi.org/10.1177/0275074010370617

Putri, Z. A., & Priyanti, E. (2024). Strategi Komunikasi Pemerintah dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat pada Program Pembangunan di Kelurahan Karawang Kulon. Jurnal Intervensi Sosial dan Pembangunan (JISP), 5(2), 243–254. https://doi.org/10.30596/jisp.v5i2.19425

Rahman, R., Arsyad, D. H., & Nur’Aini, A. (2024). Strategi Pemerintah Desa dalam Mendukung Pembangunan Air Terjun Tattiri di Desa Banagan Kecamatan Dampal Utara Kabupaten Tolitoli. Jurnal Sektor Publik: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik, 1(2), 100–105. https://doi.org/10.56630/jsp.v1i2.836

Sasmita, V. A., & Indartuti, E. (2022). Strategi Pemerintah Desa dalam Pembangunan Destinasi Wisata Wahana Gangga Buya di Desa Kedungsumber Kecamatan Balongpanggang. PRAJA Observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik, 2(5).

Syafiie, I. K. (2006). Ilmu Administrasi Publik. Jakarta: Rineka Cipta.

Published

2026-09-30

How to Cite

Nabu, N., Isa, R., & Hanasi, R. (2026). OPTIMALISASI PARTISIPASI MASYARAKAT MELALUI STRATEGI PEMERINTAH DALAM PEMBANGUNAN DESA DI KECAMATAN MOOTILANGO. Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE), 2(3), 1632–1640. https://doi.org/10.62567/ijosse.v2i3.3399