JEJAK ISLAMISASI NUSANTARA: REKONSTRUKSI STRATEGI PENYEBARAN ISLAM DALAM ERA DIGITAL

Authors

  • Ridwan Faqih Sihono Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • Dwi Ratnasari Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.62567/ijis.v2i2.2726

Keywords:

Islamisasi Nusantara, Dakwah Digital, Moderasi Beragama, Transformasi Digital, Strategi Penyebaran Islam

Abstract

Islamisasi Nusantara merupakan proses penyebaran Islam yang berlangsung secara damai, adaptif, dan mampu berintegrasi dengan budaya lokal. Keberhasilan tersebut ditopang oleh strategi dakwah yang memanfaatkan perdagangan, perkawinan, pendidikan, tasawuf, kesenian, serta dukungan politik dan kekuasaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi penyebaran Islam pada masa Islamisasi Nusantara serta merekonstruksi relevansinya dalam menghadapi perkembangan teknologi dan komunikasi pada era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan dan pendekatan historis. Data diperoleh dari buku, artikel jurnal, dan berbagai sumber akademik yang relevan, kemudian dianalisis melalui tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan Islamisasi Nusantara didasarkan pada pendekatan damai dan persuasif, kemampuan adaptasi terhadap budaya lokal, keteladanan ulama, dukungan jaringan perdagangan dan pendidikan, serta peran elite politik. Nilai-nilai strategis berupa inklusivitas, moderasi, adaptabilitas, dan humanisme tetap relevan dalam konteks kontemporer. Rekonstruksi strategi penyebaran Islam pada era digital diwujudkan melalui dakwah kreatif berbasis media digital, transformasi pendidikan Islam ke platform daring, penguatan keteladanan melalui jejak digital, dan pengembangan jaringan dakwah virtual. Strategi tersebut berpotensi memperkuat dakwah Islam yang moderat, inklusif, dan efektif di era transformasi digital. Peningkatan akuntabilitas usaha. Namun demikian, implementasi AI masih menghadapi berbagai tantangan, seperti rendahnya literasi digital, keterbatasan sumber daya manusia, biaya teknologi, serta risiko keamanan dan privasi data. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Artificial Intelligence memiliki potensi besar dalam mendukung akuntabilitas UMKM, tetapi keberhasilannya memerlukan peningkatan kapasitas digital, dukungan infrastruktur, dan tata kelola teknologi yang memadai.

References

Aditya, D., Parwansyah, M. H., & Siregar, I. (2025). Perkembangan Islam di Sumatera sebagai Gerbang Islamisasi Nusantara. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(3), 40441–40445. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/jptam.v9i3.35295

Aida, B., Supena, I., & Sulthon, M. (2024). The latest religious practices of da’i influencer and content creator in digital da’wah. Jurnal Ilmu Dakwah, 44(2).

Alim, S. (2024). Islamization in the Nusantara: Sufistic Approach in Islamic Da’wah. Jurnal Dakwah dan Kemasyarakatan, 28(2), 110–131. https://doi.org/https://doi.org/10.15408/dakwah.v28i2.42864

Ani, A. (2025). Peran Kearifan Lokal Sebagai Mediator Dalam Hubungan Moderasi Beragama Terhadap Kerukunan Umat Beragama Di Indonesia. At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam, 7(2), 232–254. https://doi.org/10.20885/tullab.vol7.iss2.art2

Azra, A. (2002a). Islam nusantara, jaringan global dan lokal (Cet. 1). Mizan : Didistribusikan oleh Mizan Media Utama.

Azra, A. (2002b). Islam nusantara, jaringan global dan lokal (Cet. 1). Mizan : Didistribusikan oleh Mizan Media Utama.

Azyumardi Azra. (1994). Jaringan ulama: Timur Tengah dan kepulauan Nusantara abad XVII dan XVIII : melacak akar-akar pembaruan pemikiran Islam di Indonesia. Mizan.

Badri Yatim. (2010). Sejarah Peradaban Islam (2 ed.). RajaGrafindo Persada.

Baidawi, B. (2025). Shaping Virtual Religious Authority: The Power of Digital Media on Micro-Celebrity Da’i. Journal of Asian Wisdom and Islamic Behavior, 3(1). https://doi.org/10.59371/jawab.v3i1.93

Fajar Pratama, Z., Syakila Nurdini, Muhammad Suyadi Badar, & Muhamad Parhan. (2025). Dialektika Islam Dan Budaya Lokal: Basis Sosio-Kultural Pembentukan Islam Nusantara. Jurnal Studi Islam dan Sosial, 8(2), 222–242. https://doi.org/10.61941/iklila.v8i2.454

Fitriani, Firdaus Nujula, & Herviani. (2025). Dinamika Historis Penyebaran Islam di Nusantara: Kajian Teori, Jalur, dan Peran Tokoh. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 3(3), 2757–2764. https://doi.org/https://doi.org/10.61104/alz.v3i3.1736

Hayumi, Yunita Dwi Utami, W., Ismayati Yuniar, E., & Hamalatil Jannah, N. (2024). Archipelago Islamic Philosophy; Ontological, Epistemological and Axiological Analysis of Archipelago Islamic Ideas in Indonesia. Arus Jurnal Sosial Dan Humaniora, 4(2), 946–951. https://doi.org/10.57250/ajsh.v4i2.583

Istianah, S. (2025). Peran Media Sosial dalam Meningkatkan Dakwah Islam di Era Digital: Studi Literatur atas Perspektif Komunikasi Islam. Jurnal MISTER (Jurnal Penelitian Multidisiplin Dalam Ilmu Pengetahuan, Teknologi Dan Pendidikan), 2(2), 3301–3307. https://doi.org/https://doi.org/10.32672/mister.v2i2.3124

Kartodirjo. (2017). Pendekatan Ilmu Sosial Dalam Metodologi Sejarah (5 ed.). Gramedia.

Khoeriyah, W., & Saefulloh, A. (2025). Islam Nusantara Sebagai Paradigma Moderasi Islam Di Era Globalisasi Dan Modernisasi. HUJJAH: Jurnal Ilmiah Komunikasi dan Penyiaran Islam, 9(2). https://doi.org/https://doi.org/10.52802/hjh.v9i2.1871

Kholili, M., Izudin, A., & Hakim, M. L. (2024). Islamic proselytizing in digital religion in Indonesia: The challenges of broadcasting regulation. Cogent Social Sciences, 10(1), 2357460. https://doi.org/10.1080/23311886.2024.2357460

Kuntowijoyo. (2013). Pengantar Ilmu Sejarah (1 ed.). Tiara Wacana.

Kusuma, A., Anisa, N., Ramadhan, A., & Munadi, H. (2024). Strategi Komunikasi di Era Digital Guna Meningkatkan Kualitas Dakwah Islam. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8.

Lapidus, I. M. (2014). A History of Islamic Societies: Third Edition (3 ed.). Cambridge University Press.

Louis Gottschalk. (1975). Understanding History: A Primer Of Historical Method (2 ed.). Yayasan Penerbit UI.

Marlenda, M., & Bashori, B. (2025). Peran Literasi Digital dalam Dakwah Berbasis Al-Qur’an: Implementasi dan Tantangan di Media Sosial. AL-UKHWAH - JURNAL PENGEMBANGAN MASYARAKAT ISLAM, 4(1), 1–12. https://doi.org/10.47498/jau.v4i1.5131

M.C. Ricklefs. (2008). Sejarah Indonesia Modern 1200-2008 (1 ed.). PT Serambi Ilmu Semesta.

Moh Yusni Amru Ghozali, D. M. & Fariz Alnizar. (2024). Strategies of the Ulama in the Process of Islamization During Colonial Period in Nusantara. Islam Nusantara: Jurnal Studi Sejarah Dan Budaya Islam, 5(1), 134–136. https://doi.org/10.1177/02627280231218307

Palmatiwi, D. H., & Putri, F. S. (2025). Representasi Dakwah Islam di Kalangan Gen Z Indonesia: Analisis Media Sosial dengan Pendekatan Semiotika Roland Barthes. Jurnal Pendidikan Pemuda Nusantara, 7(2), 51–61. https://doi.org/https://doi.org/10.56335/jppn.v7i2.325

Permatasari, I., & Hudaidah, H. (2021). Proses Islamisasi dan Penyebaran Islam di Nusantara. Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan, 8(1), 1–9. https://doi.org/10.29408/jhm.v8i1.3406

Prasetyo, F. E., Roswanda Nuraini, & Naza Sefti Prianita. (2024). The Role of Social Media in Developing an Online Learning Community for Islamic Religious Education. Indonesian Journal of Contemporary Multidisciplinary Research, 3(3), 407–416. https://doi.org/10.55927/modern.v3i3.9100

Pujiono, S., & Khotimah, K. (2025). Dakwah Islam di Era Mondial: Digitalisasi, Media Baru, dan Strategi Komunikasi Global. Liwaul Dakwah: Jurnal Kajian Dakwah dan Masyarakat Islam, 15(1), 176–191. https://doi.org/https:// 10.47766/liwauldakwah.v15i1.6099

Rahma, A. F., Balkis, L. H., & Ratnasari, D. (2026). The Role of Islamic Kingdoms in the Islamization of the Nusantara: A Literature Study of Samudera Pasai, Aceh, and Mataram. Journal of Indonesian Islamic Studies, 5(2), 87–94. https://doi.org/https://doi.org/10.24256/jiis.v5i2.10247

Razi, F. (2025). Islam Dan Perubahan Kebudayaan Nusantara. JSI:JurnalStudiIslam, 14(2), 331–353. https://doi.org/10.33477/jsi.v14i2.11797

Rizal, K., & Sumardi, S. (2024a). Dakwah dan Komunikasi Islam: Optimalisasi Penggunaan Media Sosial dalam Menyebarkan Nilai-Nilai Islam di Era Digital. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(2), 22383–22390.

Rizal, K., & Sumardi, S. (2024b). Dakwah dan Komunikasi Islam: Optimalisasi Penggunaan Media Sosial dalam Menyebarkan Nilai-Nilai Islam di Era Digital. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(2), 22383–22390.

Rosyid, M. S. A. (2025). Integrasi Nilai Islam Dan Budaya Lokal Dalam Dakwah Kultural Di Nusantara. Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4), 272–287. https://doi.org/https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.39759

Simamora, A. S., Sianturi, E., Lafau, E. W. S., Sembiring, S., & Lukitoyo, P. S. (2026). Proses Islamisasi Di Nusantara Pada Abad Ke-13 Hingga Ke-16: Peran Jalur Perdagangan, Ulama, Dan Interaksi Budaya Dalam Penyebaran Islam. 11.

Sito Rohmawati, H., Zulkifli, & Hakiem, N. (2025). Mediatization and Hypermediation in Digital Religion and the Transformation of Indonesian Muslim Religious Practices through Social Media Usage. Jurnal Sosiologi Agama, 18(2), 133–150. https://doi.org/10.14421/jsa.2024.182-01

Tohir Muntoha, Ahmad Sodik, Muhammad Taufiq, & Fajar Ramadhan. (2023). Islam Nusantara Sebuah Hasil Akulturasi Islam Dan Budaya Lokal. Jurnal Tarbiyatuna: Jurnal Kajian Pendidikan, Pemikiran dan Pengembangan Pendidikan Islam, 4(1), 141–152. https://doi.org/10.30739/tarbiyatuna.v4i1.2493

Uka Tjandrasasmita. (2009). Arkeologi Islam Nusantara. Kepustakaan Populer Gramedia,.

Ulfa Nurhalimah, Mei Faria, Muammar Kadafi, & Akhmad Khoiri. (2026). Dakwah Islam di Era Digital: Peluang, Tantangan, dan Strategi Pemanfaatan Media Sosial Studi Analisis Peran Media Sosial dalam Penyebaran Nilai-Nilai Islam. Millatuna: Jurnal Studi Islam, 3(01), 123–133. https://doi.org/10.33752/mjsi.v3i01.11256

’Ulyan, M. (2023). Digital Da’wah and Religious Authority: A Narrative Review of Islamic Preaching in the Social Media Era. Sinergi International Journal of Islamic Studies, 1(3), 100–113. https://doi.org/10.61194/ijis.v1i3.591

Uriawan, W., Ijazi, M. S., Arraudy, N. R., Wibowo, O. S. P., & Santoso, R. D. (2026). A Comparative Analysis of Instagram and TikTok as Islamic da’wahh Media in the Digital Era (arXiv:2512.17646). arXiv. https://doi.org/10.48550/arXiv.2512.17646

Zamakhsyari Dhofier. (2011). Tradisi Pesantren: Kajian Tentang Pandangan Hidup Kyai (8 ed.). LP3ES.

Zed, M. (2008). Metode penelitian kepustakaan (Ed. 2). Yayasan Obor Indonesia.

Published

2026-07-29

How to Cite

Sihono, R. F., & Ratnasari, D. (2026). JEJAK ISLAMISASI NUSANTARA: REKONSTRUKSI STRATEGI PENYEBARAN ISLAM DALAM ERA DIGITAL. Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS), 2(2), 825–837. https://doi.org/10.62567/ijis.v2i2.2726

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.