PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA TELUK RHU MELALUI PENDIDIKAN, KESEHATAN, DIGITALISASI, DAN PENGUATAN UMKM
DOI:
https://doi.org/10.62567/jpi.v2i2.3113Keywords:
Pemberdayaan Masyarakat, Desa Pesisir, Digitalisasi, UMKM, Wisata LokalAbstract
Program Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) 2026 di Desa Teluk Rhu, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, dilaksanakan sebagai upaya pemberdayaan masyarakat pada bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, tata kelola desa, dan pengembangan ekonomi lokal. Desa Teluk Rhu memiliki potensi wisata pantai, penginapan, ekosistem mangrove, perkebunan, kebudayaan lokal, serta produk olahan hasil perikanan berupa kerupuk ikan parang dan nugget ikan parang. Namun, desa masih menghadapi beberapa permasalahan, seperti sampah di kawasan pantai, keterbatasan pendampingan pendidikan, tata kelola wisata yang belum optimal, keterbatasan kapasitas produksi usaha lokal, peningkatan harga bahan baku, serta perlunya penguatan administrasi dan promosi desa berbasis digital. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif dengan melibatkan perangkat desa, siswa sekolah dasar, ibu-ibu PKK, masyarakat, pelaku UMKM, dan pengelola wisata. Program yang dilaksanakan meliputi sosialisasi anti-bullying, les anak desa, bantuan mengajar di sekolah dasar, pelatihan pembuatan spray anti nyamuk berbahan serai, sosialisasi pencegahan DBD, gotong royong pembersihan pantai, pembangunan batas dusun, pembuatan peta administratif, perbaikan website desa, pengelolaan media sosial, digitalisasi UMKM, serta promosi wisata dan budaya lokal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran siswa, keterampilan ibu-ibu PKK, partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan, ketersediaan informasi administratif desa yang lebih baik, dan peningkatan pemahaman pelaku UMKM mengenai pemasaran digital. Pelaksanaan program masih menghadapi keterbatasan waktu, dana, fasilitas, dan partisipasi masyarakat yang belum merata. Pendampingan lanjutan dan kerja sama antara pemerintah desa, masyarakat, perguruan tinggi, serta dinas terkait diperlukan untuk menjamin keberlanjutan program.
References
Chambers, R. (2018). Participatory workshops: A sourcebook of 21 sets of ideas and activities. Routledge.
Farrington, D. P., & Ttofi, M. M. (2011). School bullying: Development and importance of research. Aggression and Violent Behavior, 16(4), 241–245. https://doi.org/10.1016/j.avb.2011.04.001
Harapan, H., et al. (2016). Knowledge, attitude, and practice regarding dengue fever among residents in Aceh, Indonesia. Southeast Asian Journal of Tropical Medicine and Public Health, 47(3), 389–398.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Pedoman pencegahan dan pengendalian demam berdarah dengue di Indonesia. Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit.
Kemenristekdikti. (2019). Pedoman pelaksanaan kuliah kerja nyata di perguruan tinggi. Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.
Li, Y., & Ku, C. (2019). The impact of digital marketing on SMEs performance. Journal of Business Research, 10(2), 78–89.
Prasojo, A. E., et al. (2021). Digital transformation of village government in Indonesia: A case study of smart village. Journal of Science and Technology Policy Management, 8(1), 34–49.
Setyawan, A., & Rahayu, S. (2022). Digital marketing adoption and its effect on MSMEs performance in Indonesia. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 24(1), 15–26.
Smith, P. K., et al. (2012). Effects of a school-based anti-bullying programme: A meta-analysis. Educational Research Review, 7(2), 123–137. https://doi.org/10.1016/j.edurev.2012.02.001
Sukumar, K., et al. (2011). Essential oils as green pesticides: Potential and constraints. Biopesticides International, 7(1), 1–14.
Tawatsin, A., et al. (2006). Repellency of essential oils from Thai plants against mosquitoes. Journal of Vector Ecology, 31(2), 260–264. https://doi.org/10.1111/j.1948-7134.2006.tb00088.x
World Health Organization. (2020). Global vector control response 2017–2030. https://www.who.int/publications/i/item/9789241512923
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Sahal, Fajar Suryana, Theresia Aura Chandra S., Farid Tri Febrian, Mutiara Putri, Salma Fadhalynisa, Radha Dwi Putri, Azania Musdalifah, Jesika Situmorang, Lathifa Azzahara, Aprilia Ayura, Kissthy Intan Lestari A.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













