PENDEKATAN PARTISIPATIF DALAM MEWUJUDKAN DESA RAMAH PEREMPUAN DAN ANAK DI DESA PONGGI

Authors

  • Umar Universitas Islam Negeri Palopo
  • Mirna Rahman Universitas Islam Negeri Palopo
  • Nurul Ramadhani Universitas Islam Negeri Palopo
  • Gita Tuturi Handayani Universitas Islam Negeri Palopo
  • Ulvariani Universitas Islam Negeri Palopo
  • Serlyna Hayuddin Universitas Islam Negeri Palopo
  • Hera Olivia Universitas Islam Negeri Palopo
  • Wulan Nurayni Universitas Islam Negeri Palopo
  • Rio Arya Rifaldi Universitas Islam Negeri Palopo
  • Aidil Universitas Islam Negeri Palopo
  • Azzahrah Salam Universitas Islam Negeri Palopo
  • Aulia Ahsahra Universitas Islam Negeri Palopo

DOI:

https://doi.org/10.62567/jpi.v2i1.1743

Keywords:

pendekatan partisipatif, pemberdayaan masyarakat, desa ramah anak, kesetaraan gender, perlindungan anak.

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di Desa Ponggi, Kecamatan Porehu, Kabupaten Kolaka Utara, dengan tujuan untuk mewujudkan Desa Ramah Perempuan dan Anak melalui penerapan pendekatan partisipatif berbasis komunitas. Desa Ponggi dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki potensisosial dan semangat gotong royong yang tinggi, namun masih menghadapi berbagai persoalan seperti kurangnya kesadaran terhadap perlindungan anak, rendahnya partisipasi perempuan dalam kegiatan publik, serta minimnya kegiatan edukatif yang mendukung tumbuh kembang anak secara sehat dan aman. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif, di mana masyarakat dilibatkan secara aktif dalam seluruh tahapan kegiatan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Program utama yang dilaksanakan meliputi pembenahan taman kanak-kanak (TK), Festival Anak Ceria, senam sehat mingguan, penyuluhan anti-bullying dan KDRT, serta kampanye kesehatan reproduksi yang seluruhnya dilaksanakan secara kolaboratif dengan perangkat desa, guru, dan ibu-ibu PKK. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kesadaran sosial masyarakat terhadapi superlindungan anak dan kesetaraan gender. Ibu-ibu mulai aktif berpartisipasi dalam kegiatan publik, anak-anak menjadi lebih percaya diri dan peka terhadap empati sosial, serta lingkungan belajar menjadi lebih bersih dan nyaman. Pendekatan partisipatif terbukti efektif dalam memperkuat kohesisosial, menumbuhkan rasa memiliki terhadap program, serta menciptakan keberlanjutan kegiatan setelah PKM berakhir. Dengan demikian, kegiatan ini membuktikan bahwa pemberdayaan masyarakat berbasis partisipasi mampu menjadi strategi efektif dalam mewujudkan desa yang inklusif, aman, dan ramah bagi perempuan dan anak.

References

Anif Fatma Chawa, M. H. (2024). "Desagning a Safe and Friendly Environment for Women and Children in Rural Community". (Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan, Vol. 12, No. 01) , h. 102-120.

Mufid, F. L. (2022, April 6). "Mewujudkan Model Desa yang Ramah Perempuan dan Peduli Anak Sebagai Upaya Mencegah Pekerja Anak Di Sekolah Pertanian". (artikel Welfare State Vol. 1 No. 1), h. 107-122.

Sarno Setiawan, M. A. (2019). "Community Empowerment on Esblishment of Friendly-Village for Women and Children". (Indonesian Journal of Advocacy and Legal Services, Vol. 1, No. 1) , h. 5-22.

Irwanto. (1999). Analisis Konsep Perlindungan Anak Dan Implementasinya Di IndonesiA: Kajian awal. Unika Atma Jaya.

https://www.msn.com/idid/berita/dunia/ini-salah-satu-kriteria-model-desa-ramah-perempuan-dan-peduli-anak-menurut-menteri-pppa/arAAPOGVu

https://news.detik.com/berita/d-5251242/program-desa-ramah-perempuan-beri-perlindungan lebih-untuk-perempuan.

Published

2026-01-04

How to Cite

Umar, Mirna Rahman, Nurul Ramadhani, Gita Tuturi Handayani, Ulvariani, Serlyna Hayuddin, … Aulia Ahsahra. (2026). PENDEKATAN PARTISIPATIF DALAM MEWUJUDKAN DESA RAMAH PEREMPUAN DAN ANAK DI DESA PONGGI. Jurnal Pengabdian Indonesia (JPI), 2(1), 234–243. https://doi.org/10.62567/jpi.v2i1.1743

Similar Articles

<< < 5 6 7 8 9 10 11 12 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)