PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGEMBANGAN TAMAN APOTEK HIDUP BERBASIS TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) SEBAGAI SARANA EDUKASI KESEHATAN DI DESA KUBU I, KECAMATAN PEKAITAN, KABUPATEN ROKAN HILIR

Authors

  • M. Amrul Khoiri Universitas Riau
  • Dafa Aldiza Universitas Riau
  • Diva Anggraini Universitas Riau
  • Kamelia Ayu Usmayanti Universitas Riau
  • Jihan habibatus Zahra Universitas Riau
  • Bekti Rahayu Syani Universitas Riau
  • Putri Syachhilda Lestari
  • Amelia Safitri Universitas Riau
  • Siti Rahma Universitas Riau
  • Nisrina Medri Nabihah Universitas Riau
  • Khusnul Khatimah Universitas Riau
  • M. Farhan Fayadh Universitas Riau

DOI:

https://doi.org/10.62567/jpi.v2i2.3035

Keywords:

Apotek Hidup, Edukasi Kesehatan, Pekarangan Produktif, Pemberdayaan Masyarakat, Tanaman Obat Keluarga (TOGA)

Abstract

Keterbatasan pemanfaatan lahan pekarangan di Desa Kubu I yang didominasi kawasan kelapa sawit mendorong dilaksanakannya program pengabdian masyarakat berbasis Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Program ini bertujuan mengoptimalkan potensi pekarangan produktif sebagai sarana edukasi kesehatan dan pemenuhan kebutuhan obat tradisional keluarga. Metode pelaksanaan menerapkan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) melalui survei potensi, konsolidasi bibit warga secara swadaya, gotong royong pembersihan lahan, hingga sosialisasi interaktif berbasis experiential learning di SDN 004 Desa Kubu I. Hasil kegiatan menunjukkan keberhasilan pembangunan Taman Apotek Hidup Percontohan sebagai laboratorium hidup yang dimanfaatkan sebagai media pembelajaran dan praktik langsung. Keberadaan kebun contoh ini terbukti meningkatkan pengetahuan siswa dan warga sekolah mengenai pemanfaatan tanaman herbal, sekaligus memicu antusiasme masyarakat untuk mereplikasi gerakan penanaman TOGA di pekarangan rumah masing-masing. Kesimpulannya, sinergi partisipatif ini secara efektif mewujudkan kemandirian kesehatan berbasis kearifan lokal serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 3, 15, dan 17 secara berkelanjutan.

References

Arikunto, S., & Supriyono. (2018). Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal. Yogyakarta: Aditya Media.

Cahyaningrum, P. L., & Wiguna, I. K. I. (2021). Pemanfaatan lahan pekarangan untuk tanaman obat keluarga (toga) pada masa pandemi Covid-19 di Banjar Tanjung Desa Sanur Kauh. Jurnal Sewaka Bhakti, 7(2), 65-72.

Hamdin, C. D., Rohmayani, F. P., Anindiya, N. W., & Tarinda, S. (2026). Edukasi Literasi Dini Obat Herbal bagi Siswa Sekolah Dasar dalam Rangka Optimalisasi Pemanfaatan Tanaman Keluarga (TOGA). Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat, 9(1), 192–199.

Hazin, M., Setiawan, A. C., & Rahmawati, N. W. D. (2023). Pemberdayaan Masyarakat dalam Mengembangkan Sentra Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dengan Model ABCD di Desa Jemundo. TRIMAS: Jurnal Inovasi Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 27–35.

Kementerian Kesehatan RI. (2016). Pedoman Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kolb, D. A. (2014). Experiential Learning: Experience as the Source of Learning and Development. New Jersey: FT Press.

Naway, F. A., Arifin, A., & Puspa, P. A. (2021). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program TOGA (Tanaman Obat Keluarga) dalam Rangka Pencegahan Pandemi Covid-19. Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat), 10(1), 149–163.

Patola, E., & Martana, D. (2018). Pelatihan dan Pendampingan Budidaya Tanaman Obat Keluarga di Pekarangan. Jurnal Adiwidya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 185–190.

Permatasari, P., Fathinah, D., & Hardy, R. (2019). Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga dalam Penanaman dan Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia, 3(1), 12–20.

Putri, A. A. (2023). Hubungan Tingkat Pengetahuan Penggunaan Obat Tradisional untuk Pengobatan Sendiri di Masyarakat Desa Randusari Kecamatan Slogohimo Kota Wonogiri. Jurnal Inovasi Farmasi Indonesia (JAFI), 5(1), 39-51.

Qurotul’Ain, A. R., & Salahuddin, N. (2025). Membangun Kerjasama Strategis Berbagai Pihak Untuk Perubahan Masyarakat Refleksi Pengalaman KKN Menggunakan Metode ABCD. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(10), 5250–5258.

Saparinto, C., & Susiana, R. (2016). Desain Pekarangan Organik: Solusi Pangan dan Kesehatan Keluarga. Jakarta: Penebar Swadaya.

Susanti, E., Indriani, I., Ratnasari, W., Adawiyah, R., & Munawaroh, S. (2025). Pemberdayaan Masyarakat Kampung Labanan Jaya Melalui Pendampingan Pembuatan Taman Dasa Wisma Toga Mendukung Sdgs 15. Mandela: Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat, 1(02), 5-11.

United Nations. (2015). Transforming Our World: The 2030 Agenda for Sustainable Development. New York: UN Publishing.

Wahyuni, S., & Widodo, A. (2019). Optimalisasi Pekarangan Sekolah sebagai Sarana Edukasi Apotek Hidup bagi Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Inovasi Pendidikan Lingkungan, 3(1), 45–52.

Wartini, S., Indrawati, E., & Rahayu, S. (2020). Edukasi Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dalam Menumbuhkan Kesadaran Hidup Sehat Anak Usia Dini. Jurnal Edukasi Kesehatan Masyarakat, 5(1), 45–52.

Zogara, L. U., & Umiyati, H. (2025). Kolaborasi Trisektor dalam Pengabdian Masyarakat: Mahasiswa, Kampus, dan Perusahaan Berbagi untuk Anak Yatim. Jurnal Igakerta, 2(2), 20–25.

Published

2026-07-30

How to Cite

Khoiri, M. A., Aldiza, D., Anggraini, D., Usmayanti, K. A., Zahra, J. habibatus, Syani, B. R., … Fayadh, M. F. (2026). PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGEMBANGAN TAMAN APOTEK HIDUP BERBASIS TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) SEBAGAI SARANA EDUKASI KESEHATAN DI DESA KUBU I, KECAMATAN PEKAITAN, KABUPATEN ROKAN HILIR. Jurnal Pengabdian Indonesia (JPI), 2(2), 1182–1188. https://doi.org/10.62567/jpi.v2i2.3035