PENGEMBANGAN WISATA EDUKATIF DAN DAKWAH KULTURAL BERBASIS POTENSI LOKAL DI DESA SARAMBU
DOI:
https://doi.org/10.62567/jpi.v2i1.1646Keywords:
wisata edukatif, dakwah kultural, pemberdayaan masyarakat, potensi lokal, metode ABCD.Abstract
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di Desa Sarambu, Kecamatan Porehu, Kabupaten Kolaka Utara, dengan tujuan untuk mengembangkan wisata edukatif dan dakwah kultural berbasis potensi lokal masyarakat. Desa Sarambu memiliki kekayaan alam, sosial, dan religius yang besar, namun potensi tersebut belum dikelola secara optimal sebagai sarana edukasi dan dakwah berbasis komunitas. Kegiatan ini menggunakan pendekatan ABCD (Asset-Based Community Development) yang berorientasi pada pengembangan aset dan kekuatan lokal masyarakat sebagai modal utama dalam pemberdayaan. Program utama yang dilaksanakan meliputi pembuatan tugu pembatas desa, video profil desa, pemasangan papan petunjuk wisata, penyusunan buku TPA, pelatihan pengurusan jenazah, serta gerakan kebersihan dan edukasi lingkungan. Semua kegiatan dirancang secara partisipatif melalui kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, tokoh agama, dan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kesadaran religius, partisipasi sosial, serta kepedulian masyarakat terhadap lingkungan dan potensi wisata lokal. Masyarakat yang sebelumnya pasif kini mampu berperan aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan, serta mulai mengelola potensi wisata secara mandiri. Dengan demikian, kegiatan PKM ini berhasil memperkuat nilai-nilai Islam, budaya lokal, dan semangat gotong royong masyarakat melalui pengembangan wisata edukatif yang berkelanjutan. Pendekatan berbasis potensi lokal terbukti efektif dalam menciptakan masyarakat yang religius, mandiri, dan berdaya sosial.
References
Aziz, M. A. (2017). Dakwah kultural: Strategi dakwah dalam multikulturalisme masyarakat Indonesia. Prenada Media.
Ginanjar, R. (2023). Community empowerment in tourism development: Concepts and implications. The Eastasouth Management and Business (ESMB), 1(3), 111–119. https://doi.org/10.58812/esmb.v1i03.82
Hanafi, M. (2024). Community based tourism dalam pengembangan desa wisata. Efisiensi Journal. https://journal.uny.ac.id/index.php/efisiensi/article/view/72745
Prakoso, A. A., Pradipto, E., Roychansyah, M. S., & Nugraha, B. S. (2020). Community-based tourism: Concepts, opportunities and challenges. Journal of Sustainable Tourism and Entrepreneurship, 2(2), 95–107. https://www.researchgate.net/publication/352376926
Wani, M. D., Dada, Z. A., & Shah, S. A. (2022). The impact of community empowerment on sustainable tourism development and the mediation effect of local support: A structural equation modeling approach. Community Development. https://doi.org/10.1080/15575330.2022.2109703
Kretzmann, J. P., & McKnight, J. (1993). Building communities from the inside out: A path toward finding and mobilizing a community’s assets. Evanston, IL: Center for Urban Affairs and Policy Research, Northwestern University.
Nata, A. (2019). Ilmu dakwah. Rajawali Pers.
Aziz, M. A. (2017). Dakwah kultural: Strategi dakwah dalam multikulturalisme masyarakat Indonesia. Prenada Media.
Swarbrooke, J. (2011). The development and management of visitor attractions. Routledge.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Umar, Taufik Qurahman, Muh. Nazyf Al Khair, Irma, Elma, Besse Rahmadana, Ummul Muhaiminah, Nurmiati, Fauziah Afdilla, Astri, Anastasya Putri Salsabila, Nurul Hasyati Najah, Dirgahayu Hutri Awaluddin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













